Kemenparekraf Hadirkan Platform E-Learning

Sekretaris Kemenparekraf/Sektretaris Utama Baparekraf Ni Wayan Giri Adnyani. (Istimewa)
Bagikan

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) bekerja sama dengan The Deutsche Gesellschaftfür Internationale Zusammenarbeit (GIZ) menghadirkan Platform E-Learning.

Sistem itu sebagai salah satu bentuk inovasi dalam menghadirkan proses pengembangan kompetensi Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf juga untuk industri pariwisata dan ekonomi kreatif.

Sekretaris Kemenparekraf/Sektretaris Utama Baparekraf, Ni Wayan Giri Adnyani menyatakan, pihaknya sudah mencanangkan implementasi perkembangan industri 4.0.

“Kehadiran platform E-Learning adalah sebagai respons terhadap kondisi yang ada,” kata Ni Wayan Giri dalam sambutannya di acara peluncuran Platform E-Learning Kemenparekraf/Baparekraf, Jumat (9/7/2021).

Meski ada peraturan pembatasan pergerakan manusia akibat pandemi Covid 19, dia menambahkan, tapi kewajiban penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan tetap harus dilaksanakan.

Baca juga :   Menhub Apresiasi Upaya APM Bangun Ekosistem Mobil Listrik

“Jadi, dengan penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan itu, maka peningkatan kompetensi di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf dapat tetap berjalan,” tuturnya.

Turut hadir dalam kesempatan itu Principal Advisor GIZ Ruly Marianti, Direktur Proteksi Pemerintah Deputi Bidang Proteksi BSSN Dwi Kardono, dan juga tim dari BSSN, Plt Kepala Pusat Pengembangan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Dyah Septiana Isnaryati.

Selain itu, hadir pula Direktur SDM Ekonomi Kreatif Erwita Dianti, dan Tim, perwakilan Direktur SDM Pariwisata, perwakilan Sekretariat kedeputian, Koordinator, Sub Koordinator dan para pelaksanan di lingkungan Pusbang SDM Parekraf, dan Koordinator, Sub Koordinator dan para pelaksanaan di lingkungan Pusat Data dan Sistem Informasi.

Ni Wayan Giri menuturkan, proses pembangunan Platform E-learning ini dimulai pada pertengahan 2020 dengan telah dilaksanakan pendidikan bagi para administrator untuk empat unit kerja di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf.

Baca juga :   Sumbar dan Bali Akan Miliki Rute Penerbangan Langsung

Hasil pelatihan ini telah dimanfaatkan dalam pelaksanaan Pelatihan Pariwisata Dasar, dan Platform E-learning ini pun telah dilakukan uji penggunaan serta uji kerentanan oleh Badan Sandi dan Siber Nasional (BSSN).

“Kedepan, kami diharapkan Platfom E-Learning ini dapat dimanfaatkan dalam pengembangan kompetensi, baik untuk ASN atau pun industri pariwisata dan ekonomi kreatif oleh unit teknis pelaksana pengembangan kompetensi di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf,” tuturnya. B

 

Komentar

Bagikan