Kemenhub Ramp Check Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Jelang Mudik Lebaran 2024

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan ramp check pesawat di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). (dok. istimewa)

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan ramp check di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengunjungi bandara terbesar di Indonesia itu untuk melakukan cek pesawat secara langsung guna kesiapan transportasi mudik Lebaran 2024 pada Jumat (29/3/2024) pukul 15.20 WIB.

Di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta terlihat Menhub datang dan langsung melakukan rapat internal secara tutup bersama petinggi maskapai dan kemudian usai rapat langsung melakukan cek pesawat.

Menhub berjalan sembari menyapa penumpang melewati penumpang dan membagikan bingkisan kepada penumpang yang mau melaksanakan mudik tersebut.

Kemudian, melakukan cek pesawat maskapai Garuda Indonesia, lalu ke Terminal 3 dan mengarah ke Terminal 2 untuk cek pesawat maskapai Lion Air.

Diketahui, Menhub melakukan peninjauan kesiapan transportasi udara pada Angkutan Lebaran 2024 di Bandara Soekarno-Hatta, tepatnya di Terminal 3.

Rapat internal itu turut dihadiri Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi, Direktur Operasi dan Komersial PT Angkasa Pura II Agus Hariyadi, dan Direktur Utama PT Airnav Indonesia Polana B Pramesti.

Baca juga :   Kemenhub - Korlantas Polri - Kementerian PUPR Terbitkan SKB Atur Pembatasan Angkutan Barang Selama Libur Lebaran 2024

Selain itu hadir juga Direktur Utama Angkutan Udara Kemenhub Putu Eka Cahyadi, Direktur Bandar Udara Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa, dan Direktur Navigasi Penerbangan Kemenhub Sigit Hani Hadiyanto.

Sementara itu, Menhub juga menjelaskan tentang puncak pemesanan tiket penerbangan terjadi pada H-4 dan H-3 Lebaran, bahkan ada 2.000 penerbangan ditambah pada mudik 2024.

“Terjadi suatu fakta dari pemesanan tiket yang terjadi dan ini sesuai dengan survei, H-4 dan H-3 itu yang tertinggi. Nah, dengan dasar itu maka kami selaku regulator dan tadi sudah kita bahas dengan operator untuk melakukan penggunaan penerbangan-penerbangan dari H-10 sampai ke H-5,” tuturnya.

Menhub menyatakan, tahun ini penumpang pesawat naik 12% dengan jumlah flight naik 5% dan jumlah pesawat yang akan terbang naik 4%.

“Kedua, tahun 2024 terjadi suatu kenaikan yang signifikan dari penumpang itu dari kira-kira 12% tetapi dari jumlah flight yang bergerak itu kira-kira 5%. Satu sisi jumlah pesawat yang akan terbang itu tumbuh 4%, suatu kemajuan yang berarti,” jelasnya.

Baca juga :   Bandara Kertajati Dapat Layani Penerbangan Umroh Mulai November 2022

Namun, lanjut Menhub, pihaknya memberi kesempatan operator bahwa saat ini sudah ada tambahan 2.000 extra flight guna menambah jumlah flight dengan produktivitas rotasi.

“Namun, kami ingin memberikan kesempatan kepada operator bahwa sekarang sudah ada tambahan extra 2.000 flight. Kita tetap berikan kepada operator untuk memberikan kesempatan menambah jumlah flight dengan produktivitas rotasi,” ujarnya.

Menhub menegaskan bahwa sudah mengingatkan operator untuk tidak menerapkan tarif batas atas dan ada sanksi jika operator melakukan itu.

“Satu hal yang selalu anda tanyakan adalah tarif. Saya udah ingatkan kepada para operator tidak diperkenankan untuk melewati tarif batas atas. Tentu ada sanksi apabila melampaui itu,” tegasnya. B

Komentar