Kemenhub Mulai Persiapan Jelang Masa Angkutan Lebaran 2023

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. (dok. kemenhub)

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta jajarannya untuk melakukan pengamatan dengan lebih teliti dan selalu berkoordinasi intensif dengan stakeholders menjelang masa Angkutan Lebaran 2023 yang kurang dari empat bulan lagi.

“Saya juga minta kepada jajaran Kementerian Perhubungan untuk mempersiapkan dan menciptakan terobosan-terobosan yang baik,” katanya saat Penutupan Posko Angkutan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 di Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Jakarta, Rabu (4/1/2023).

Selain itu, menurut Menhub, juga melakukan survei terlebih dahulu yang harus dilakukan secara akurat terkait dengan berapa jumlah pemudik yang akan terjadi. “Jadi, lonjakan yang terjadi dapat diantisipasi lebih baik lagi.”

Menurutnya, evaluasi serta persiapan tersebut untuk menyambut libur panjang Lebaran 2023 yang semakin mendekat agar tidak terulang kembali catatan-catatan evaluasi pada libur panjang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru).

Baca juga :   Indonesia Optimalkan GISIS Dengan Gandeng Stakeholder Terkait

Saat laporan penutupan Posko Monitoring dan Evaluasi Angkutan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, Menhub memberikan sejumlah catatan evaluasi, di antaranya sinkronisasi yang lebih baik antara pengambilan kebijakan dengan pelaksanaan di lapangan.

Selain itu, lanjutnya, perlu dievaluasi juga terkait pengaturan cuti bersama dan waktu libur sekolah untuk membagi beban lalu lintas jalan.

Menhub Budi menambahkan, di kala momen liburan panjang tersebut kiranya perlu juga pemerintah menyiapkan armada angkutan umum yang memadai.

“Kemudian, mengantisipasi titik-titik krusial yang berpotensi terjadi kepadatan lalu lintas atau lonjakan penumpang dan pengaturan rest area,” jelasnya.

Menhub menjelaskan yang tidak kalah penting adalah untuk mengantisipasi titik-titik yang berpotensi terdampak kondisi alam, seperti banjir, longsor dan lain-lain.

Baca juga :   Rencana Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Dipastikan Jadi Rencana Jangka Panjang

Untuk mengantisipasi gangguan cuaca, lanjutnya, sejumlah upaya telah dilakukan Kemenhub, seperti meningkatkan pengawasan terhadap aspek keselamatan, berkoordinasi secara intensif dengan operator sarana dan prasarana transportasi, serta memberikan sejumlah imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada dengan kondisi cuaca ekstrem.

“Ciptakan juga terobosan-terobosan yang baik, sehingga lonjakan yang terjadi dapat diantisipasi lebih baik lagi,” jelas Menhub. B

 

Komentar