KAI Perluas Sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan

Plt. USQ Arman Hidayat menerima Sertifikat ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan di Ruang Rapat Dewan Komisaris KAI, Bandung, Kamis (15/9/2022). (dok. kai.id)
Bagikan

Kerja keras PT Kereta Api Indonesia (KAI) KAI dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik, salah satunya diwujudkan dengan mengimplementasikan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) di dalam proses bisnis perusahaan.

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menjelaskan bahwa prinsip dasar dalam praktik bisnis yang diselenggarakan oleh KAI harus didasari atas prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG).

“Usaha tersebut berbuah manis dengan diterimanya sertifikasi ISO 37001:2016 SMAP oleh KAI yang merupakan perluasan lingkup implementasi dari tahun sebelumnya,” jelasnya seperti dikutip dalam laman www.kai.id.

ISO 37001 diluncurkan pada tahun 2016 juga dikenal sebagai Sistem Manajemen Anti Penyuapan yang diciptakan untuk membangun kerangka kerja perusahaan untuk mencegah, mendeteksi dan menyelidiki kasus-kasus suap dan korupsi.

Sertifikat ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan diterima oleh Plt. USQ Arman Hidayat di Ruang Rapat Dewan Komisaris KAI, Bandung, Kamis (15/9/2022).

Baca juga :   Komitmen Indonesia Untuk Kurangi Emisi CO2 di Sektor Penerbangan

Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) merupakan bentuk dari komitmen KAI dalam mewujudkan KAI Bersih Zero Tolerance Penyuapan yang harus dijaga dan ditingkatkan secara konsisten dan berkelanjutan.

SMAP ISO 37001:2016 terdiri dari enam prinsip dasar yang terdiri dari prosedur yang memadai, komitmen manajemen puncak, identifikasi dan analisis risiko penyuapan, uji kelayakan (due diligence), komunikasi, serta monitoring dan evaluasi.

“Tujuan audit ISO 37001:2016 SMAP adalah mereview bagaimana implementasi sistem manajemen anti penyuapan di perusahaan, mengidentifikasi kelebihan dan kelemahan, tindakan perbaikan dan pencegahan, tingkat risiko penyuapan yang dihadapi serta membuat rekomendasi terhadap peningkatan sasaran SMAP,” ujar Arman.

Sertifikasi SMAP SNI ISO 37001:2016 ini didapatkan dengan cara melalui beberapa tahap, di antaranya perencanaan, pengembangan dan implementasi, evaluasi, dan sertifikasi.

Baca juga :   Kemenhub Dorong Kesetaraan Aksesibilitas Transportasi Bagi Kelompok Rentan

Adapun sertifikasi yang diperoleh oleh KAI dikeluarkan oleh lembaga sertifikasi TUV Nord Indonesia.

Plt. USQ menuturkan, SMAP ini selanjutnya akan diImplementasikan secara bertahap ke seluruh satuan organisasi yang ada di KAI.

Penyerahan sertifikat ini menjadi hadiah bagi KAI yang merayakan hari ulang tahunnya yang ke-77 pada 28 September 2022, karena dengan bertambahnya usia, KAI akan terus Wujudkan KAI Bersih, Bebas Suap, Bebas Korupsi untuk Indonesia.

“KAI mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses untuk mendapatkan sertifikasi SMAP ini. Seluruh Insan KAI akan terus menjunjung tinggi nilai AKHLAK, budaya integritas, serta zero tolerance tindakan penyuapan dan tindak pidana korupsi di lingkungan KAI, sehingga tercipta tata kelola perusahaan yang baik,” kata Arman. B

Komentar

Bagikan