PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat lonjakan volume lalu lintas yang melewati Gerbang Tol Cikampek Utama (GT Cikatama) mencapai 149.389 kendaraan selama periode libur panjang Iduladha 1447 Hijriah.
Menurut Vice President Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo, selama periode libur panjang Iduladha pada 26 – 29 Mei 2026, arus lalu lintas di Jalan Tol Jakarta – Cikampek cukup tinggi.
Selama periode libur panjang itu, tercatat sebanyak 149.389 kendaraan melintas menuju wilayah Timur Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama.
Jumlah kendaraan yang melintas itu pun meningkat sebesar 32,08% apabila dibandingkan dengan lalu lintas normal sebanyak 113.101 kendaraan.
“Sebagai upaya mengurai kepadatan lalu lintas, pada Sabtu, 30 Mei 2026, JTT memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow dari KM 55 sampai KM 65 arah Cikampek mulai pukul 09.43 WIB atas diskresi kepolisian,” ungkapnya.
Sementara itu, jumlah kendaraan yang melintas dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta melalui GT Cikampek Utama tercatat sebanyak 112.466 kendaraan. Jumlah ini meningkat 6,19% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 105.913 kendaraan.
Ria menjelaskan, selama periode libur panjang Iduladha tahun ini, peningkatan volume kendaraan juga terlihat di sejumlah ruas tol yang dikelola oleh JTT Group di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Di wilayah Jawa Tengah, tepatnya di GT Kalikangkung, tercatat jumlah kendaraan menuju Semarang mencapai 75.076 kendaraan (naik 15,98% dari normal 64.732 kendaraan).
Jumlah kendaraan yang meninggalkan Semarang arah Jakarta tercatat sebanyak 53.002 kendaraan (turun 8,25% dari normal 57.767 kendaraan).
Kemudian, di GT Banyumanik, arus menuju Solo tercatat 101.540 kendaraan (naik 17,51% dari normal 86.410 kendaraan) dan arah Jakarta mencapai 76.882 kendaraan (naik 14,75% dari normal sebanyak 67.000 kendaraan).
Pada wilayah Jawa Timur, tepatnya di GT Warugunung, jumlah kendaraan menuju Surabaya tercatat sebanyak 76.904 kendaraan (turun 0,03% dari normal 76.927 kendaraan) dan arah Jakarta mencapai 76.226 kendaraan (naik 2,59% dari normal 74.305 kendaraan).
Selanjutnya, di GT Kejapanan Utama, tercatat sebanyak 94.703 kendaraan menuju Malang (naik 9,81% dari normal 86.239 kendaraan) dan 94.175 kendaraan menuju Surabaya (naik 3,33% dari normal 91.140 kendaraan).
Sementara itu, di GT Singosari, jumlah kendaraan menuju Malang tercatat sebanyak 55.486 kendaraan (naik 12,30% dari normal 49.407 kendaraan), sedangkan arah Surabaya mencapai 50.088 kendaraan (naik 12,76% dari normal 44.419 kendaraan).




