Jakarta dan Kelantan Jajagi Penerbangan Langsung

Gubernur Jakarta Pramono Anung (kanan) melakukan pertemuan dengan Menteri Besar Kelantan, Malaysia, Panglima Perang Ustaz Dato' Hj Mohd Nassuruddin bin Hj Daud di Jakarta. (dok. istimewa)
Bagikan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta dan Negara Bagian Kelantan, Malaysia melakukan penjajagan penerbangan langsung dari kedua wilayah guna memperluas konektivitas investasi, budaya, pendidikan hingga penggalian naskah Melayu kuno.

Gubernur Jakarta Pramono Anung melakukan pertemuan dengan menerima kunjungan Menteri Besar Kelantan, Malaysia, Panglima Perang Ustaz Dato’ Hj Mohd Nassuruddin bin Hj Daud di Jakarta, belum lama ini.

“Dalam pembicaraan tadi berdua dengan Ustaz Dato’, kami membicarakan beberapa hal, terutama hal yang berkaitan dengan hubungan bilateral antara Jakarta dan Kelantan,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta.

Dia menjelaskan, salah satu pembahasan utama ialah rencana penerbangan langsung dari Kelantan ke Jakarta yang akan dibuka mulai 16 Juni 2026.

Menurutnya, konektivitas melalui jalur transportasi udara tersebut dapat membuka peluang baru bagi mobilitas warga kedua wilayah.

“Yang berkaitan dengan akan adanya penerbangan langsung Kelantan ke Jakarta. Tentunya Jakarta akan menjadi tempat baru bagi warga Kelantan maupun warga Jakarta yang akan ke Kelantan,” ujar Gubernur Pramono.

Dia menilai, Jakarta merupakan pasar besar dengan jumlah penduduk mencapai sekitar 11 juta jiwa atau 42 juta jiwa jika dihitung bersama kawasan aglomerasi.

Di sisi lain, Pramono menambahkan, Kelantan disebut memiliki keunggulan pada sektor layanan kesehatan.

“Kalau selama ini warga Jakarta ke Malaysia itu rata – rata ke Penang, mungkin Kelantan bisa jadi alternatif baru,” tuturnya.

Tidak hanya sektor kesehatan dan pariwisata, Gubernur Pramono menyebutkan, kedua pihak juga membahas pengembangan kerja sama budaya.

Salah satunya dengan menggali naskah – naskah Melayu kuno yang dinilai memiliki keterkaitan sejarah antara Jakarta dan Kelantan.

“Namun, kami juga membuka kerja sama untuk mengembangkan, menggali naskah – naskah Melayu kuno antara Jakarta dan Kelantan, karena dua – duanya punya sumber yang luar biasa,” ungkapnya.

Selain itu, Pemprov Jakarta juga membuka peluang kolaborasi di bidang investasi dan pendidikan.

“Kerja sama lain, terutama di bidang investasi, di bidang kebudayaan, di bidang pendidikan, kami membuka diri untuk bekerja sama dengan Kelantan,” ujarnya.

Sementara itu, Dato’ Mohd Nassuruddin mengatakan, pihaknya datang ke Jakarta untuk mempromosikan Kelantan menjelang pembukaan penerbangan langsung Kota Bharu – Jakarta pada 16 Juni mendatang.

Dia juga mempromosikan sejumlah potensi Kelantan, mulai dari wisata religi, budaya, kuliner hingga wisata kesehatan yang disebut lebih terjangkau dibanding sejumlah kota lain di Malaysia.

“Kelantan ini terkenal sebagai negeri Serambi Mekah. Banyak pesantren – pesantren dan pondok pengajian Islam sejak dahulu lagi,” ujar jelas Nassuruddin. B

 

 

Komentar

Bagikan