InJourney Siapkan Akomodasi Camping Ground dan 66 Extra Flights Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Kolaborasi Pertamina dan InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) merangkul komunitas, serta penggemar motorsport dalam rangkaian Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. (dok. itdc)
Bagikan

Semangat menyambut penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 terus dibangun melalui rangkaian kegiatan Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

Bertempat di JNM Bloc, Yogyakarta, PT Pertamina (Persero) dan InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menggelar Watch Party AustrianGP 2026 sebagai momentum untuk mendekatkan atmosfer MotoGP™ kepada masyarakat, sekaligus memperkuat antusiasme menuju gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit pada 9 – 11 Oktober 2026.

Kegiatan ini mempertemukan para penggemar MotoGP™ dan komunitas motorsport Yogyakarta melalui berbagai aktivitas, mulai dari sesi talk show, diskusi, konvoi komunitas hingga watch party untuk menyaksikan rangkaian balapan Moto3™, Moto2™ dan MotoGP™ AustrianGP secara bersama – sama.

Kegiatan diawali dengan sesi talkshow interaktif bersama Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron, Komisaris Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) RM Gusthilantika Marrel Suryokusumo dan KPH Wironegoro, Sadiq Apriadi perwakilan Organizing Committee, serta ITDC.

Pelaksanaan Watch Party juga didukung oleh para sponsor yang turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan, yaitu PT Pertamina (Persero), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. dan Astra Honda Motor (AHM).

Keterlibatan berbagai pihak memperkuat kolaborasi dalam membangun antusiasme masyarakat menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan bahwa dukungan Pertamina terhadap Pertamina Grand Prix of Indonesia merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung olahraga, talenta nasional, sekaligus memperkenalkan potensi Indonesia melalui ajang olahraga berkelas dunia.

Pertamina Grand Prix of Indonesia merupakan ajang yang tidak hanya menghadirkan kompetisi motorsport kelas dunia, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi Indonesia, termasuk pariwisata, budaya dan talenta nasional,” jelasnya.

Melalui dukungan Pertamina, kata Baron, pihaknya ingin terus membangun semangat masyarakat untuk mendukung para pembalap Indonesia yang berlaga di panggung dunia.

Dia menambahkan, kegiatan Watch Party di berbagai daerah turut memperluas pengalaman masyarakat dalam menikmati MotoGP™, sekaligus membangun antusiasme menuju penyelenggaraan di Pertamina Mandalika International Circuit.

Kolaborasi antara penyelenggara, sponsor, komunitas dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadirkan dampak positif yang lebih luas bagi ajang olahraga internasional tersebut.

Rangkaian Watch Party juga menjadi bagian dari perjalanan menuju penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit.

Melalui ajang internasional ini, The Mandalika terus diperkuat sebagai destinasi sport tourism yang mempertemukan olahraga, pariwisata, budaya dan pengalaman bagi wisatawan serta penggemar dari Indonesia maupun mancanegara.

Komisaris Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) RM Gusthilantika Marrel Suryokusumo menuturkan, Watch Party merupakan salah satu ruang untuk mempertemukan penggemar dan komunitas, sekaligus memperkuat ekosistem motorsport di Indonesia.

Watch Party menjadi ruang untuk mempertemukan penggemar, komunitas dan berbagai pihak yang memiliki semangat yang sama terhadap motorsport. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan atmosfer MotoGP™ yang lebih dekat kepada masyarakat, sekaligus membangun antusiasme menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit,” tuturnya.

Sekitar 180 peserta dari komunitas motorsport Yogyakarta turut ambil bagian dalam konvoi yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan. Rombongan memulai perjalanan dari JNM Bloc menuju Tugu Jogja, kemudian menyusuri Jalan Malioboro hingga Titik Nol Kilometer Yogyakarta, melanjutkan perjalanan menuju Alun-Alun Selatan (Alkid), sebelum kembali ke JNM Bloc sebagai titik akhir.

Konvoi tersebut menjadi bagian dari upaya untuk membawa semangat Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 lebih dekat kepada masyarakat dan komunitas di Yogyakarta.

Marrel menambahkan, Yogyakarta memiliki kecintaan yang kuat terhadap motorsport.

“Dari Doni Tata hingga Veda Ega Pratama, kita melihat adanya talenta dari Yogyakarta yang mampu tampil di panggung internasional. Watch Party menjadi ruang yang baik untuk mempertemukan komunitas sekaligus menjaga semangat tersebut,” ungkapnya.

Kehadiran pebalap Indonesia, Mario Suryo Aji di kelas Moto2™ dan Veda Ega Pratama di kelas Moto3™ turut menjadi bagian dari semangat mendukung talenta nasional di panggung motorsport dunia.

Dukungan masyarakat dan komunitas di berbagai daerah menjadi elemen penting dalam menjaga antusiasme terhadap perkembangan olahraga otomotif di Indonesia, sekaligus menginspirasi generasi muda untuk mengenal dan mengembangkan minat di bidang motorsport.

Sadiq Apriadi menjelaskan, persiapan memasuki fase akhir, ITDC bersama MGPA, InJourney, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB), dan berbagai pemangku kepentingan terus berkoordinasi, serta melakukan pengecekan langsung di lapangan.

Persiapan mencakup aspek sirkuit dan race operation, transportasi dan konektivitas, keamanan, kesehatan, akomodasi, pariwisata hingga keterlibatan masyarakat.

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 juga terus memperluas keterlibatan masyarakat. Sekitar 3.000 tenaga kerja lokal, termasuk 2.200 volunteer, akan terlibat dalam penyelenggaraan,” jelasnya.

Selain itu, sebanyak 213 Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) tercatat akan berpartisipasi, yang berasal dari binaan InJourney Group, Pertamina, Pemprov NTB, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah hingga UMKM komersial,” ujar Sadiq.

Antusiasme masyarakat terhadap penyelenggaraan 2026 juga terus tumbuh, bahkan penjualan tiket telah mencapai 53% dari total tiket yang tersedia, sedangkan penjualan tiket untuk pemegang Kartu Tanda Penduduk (KTP) NTB Tahap I telah habis terjual.

Saat ini, tiket Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 telah kembali ke harga normal.

Masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai kategori, harga dan ketersediaan tiket melalui kanal resmi Pertamina Grand Prix of Indonesia dan GOERS, yang ditunjuk sebagai Official Ticketing Master.

Informasi terbaru mengenai harga tiket juga tersedia melalui kanal resmi Pertamina Grand Prix of Indonesia atau melalui akun resmi Instagram @themandalikagp.

Rangkaian Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 melalui Watch Party di berbagai kota menjadi bagian dari perjalanan menuju gelaran utama di Mandalika.

Dari Yogyakarta, semangat tersebut kembali ditegaskan melalui antusiasme komunitas dan penggemar untuk mendukung IndonesianHeroes, serta menjadi bagian dari pengalaman MotoGP di negeri sendiri untuk Indonesia mendunia. B

 

Komentar

Bagikan