Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur, bekerja sama dengan InJourney dalam meningkatkan industri pariwisata dan penerbangan di kabupaten ujung Timur Pulau Jawa.
Kolaborasi peningkatan pariwisata dan penerbangan ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan bersama antara Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan Direktur Utama InJourney Maya Watono di Jakarta.
“Ini merupakan kerja sama pertama kami dengan pemerintah daerah, dan kami sangat excited sekali,” kata Maya dalam keterangannya.
Menurutnya, InJourney sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) holding yang bergerak dalam aviasi atau penerbangan dan wisata itu tertarik untuk mengembangkan potensi wisata di Banyuwangi.
Kerja sama yang dirancang hingga tiga tahun ke depan itu, lanjut Maya, sebagai wujud dari visi besar negara untuk mengembangkan dunia pariwisata dan penerbangan.
“Potensi di Banyuwangi sangat luar biasa, dari tim kami sudah melihat ke sana dan ada banyak yang bisa dikerjakan. Tangible (konkret) untuk dilakukan,” tuturnya.
Maya menegaskan bahwa dari sejumlah penilaian yang dilakukan oleh InJourney, pariwisata di Banyuwangi memiliki penilaian yang cukup tinggi.
Bahkan, lanjutnya, lebih dari sejumlah destinasi wisata super prioritas yang ditetapkan oleh pemerintah, baik dari konektivitas, program dan lainnya.
“Dari berbagai indikator ini, kami yakin akan bisa mencapai satu juta penumpang pesawat per tahun. Ini memungkinkan,” jelas Maya.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyatakan, sangat antusias menyambut kerja sama ini dan keterlibatan InJourney sebagai perusahaan besar dalam bidang penerbangan dan pariwisata sangat tepat dengan misi Banyuwangi yang bergeliat menjadi destinasi wisata.
Menurutnya, promosi dan pengembangan sumber daya manusia hingga infrastruktur wisata diharapkan semakin menumbuhkan kunjungan para wisatawan.
“Kerja sama ini tidak semata-mata hanya meningkatkan kunjungan melalui bandara di Banyuwangi, tetapi juga untuk meningkatkan destinasi wisata, UMKM hingga seni budaya di Banyuwangi ikut terangkat,” ungkapnya.
“Kami terus berusaha supaya penerbangan internasional segera bisa dioperasionalkan kembali di Bandara Banyuwangi dan kami membidik penerbangan untuk jamaah umrah. Semoga dalam waktu tidak lama bisa terwujud,” kata Ipuk.
Saat ini, Bandara Banyuwangi melayani penerbangan ke Jakarta setiap hari, selain itu juga ke Surabaya dan ke Lombok.
Frekuensi tersebut terus ditingkatkan dengan menggenjot sektor wisata di daerah yang dikenal dengan Kawah Ijen dan ombak di Pantai G-Land. B




