DJKA Kembangkan Stasiun Tigaraksa Jadi Stasiun Ekstensi TOD

Stasiun Tigaraksa merupakan stasiun kereta api kelas besar yang terletak di Cikasungka, Solear, Kabupaten Tangerang. (dok. wikipedia)
Bagikan

Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA Kemenhub) kembali berkolaborasi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan swasta dalam mengembangkan infrastruktur perkeretaapian.

Kolaborasi ini akan dilakukan dalam mengembangkan akses menuju Stasiun Tigaraksa dan flyover Tenjo, sebagaimana dimulai dalam seremoni yang yang dilakukan pada Sabtu (15/10/2022).

Plt. Direktur Jenderal Perkeretaapian Zulmafendi menjelaskan, peningkatan keterlibatan BUMN dan swasta ini dilakukan dalam rangka perluasan jangkauan layanan perkeretaapian tanpa membebani Anggaran Pembangunan dan Belanja Negara (APBN).

“Kami ingin mewujudkan instruksi presiden untuk mengupayakan pendanaan kreatif dalam membangun infrastruktur melalui kolaborasi dengan berbagai mitra pembangunan, termasuk BUMN dan swasta,” jelasnya.

Menurut Zulmafendi, penataan dan peremajaan bangunan stasiun, serta pembangunan akses baru menuju Stasuin Tigaraksa dan flyover Tenjo ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan bagi masyarakat pengguna kereta api.

Baca juga :   Komisi V DPR Setujui Pagu Anggaran Kemenhub Tahun 2023 Sebesar Rp33,44 Triliun

Selain itu, lanjutnya, peningkatan prasarana perkeretaapian di Tigaraksa dan Tenjo ini merupakan perwujudan kolaborasi yang apik demi kemajuan perkeretaapian.

“Sejalan dengan semangat Hari Perhubungan Nasional Tahun 2022 yang menggaungkan pesan kolaborasi dalam peningkatan pembangunan perkeretaapian, bentuk kerja sama ini semoga bisa menginspirasi pihak-pihak lainnya untuk bergerak bersama demi masa depan perkeretaapian di Indonesia,” tutur Zulmafendi.

Pencanangan Stasiun Ekstensi Tiga Raksa dan pembangunan Flyover Tenjo rencananya dilaksanakan pada Sabtu, 15 Oktober 2022 oleh Menteri Perhubungan di kawasan Transit Oriented Development (TOD) Stasiun Ekstensi Tigaraksa.

Pekerjaan pembangunan ini nantinya meliputi penataan dan peremajaan bangunan stasiun, meningkatkan akses menuju stasiun, serta pembangunan flyover yang akan melintas diatas perlintasan sebidang Tigaraksa.

Pembangunan flyover ini dilakukan untuk meningkatkan aspek keselamatan dalam penyelenggaran perkeretaapian, khususnya di kawasan Tenjo.

Baca juga :   Kemenhub Dorong Instansi Pusat dan Daerah Jadi Role Model Penggunaan Kendaraan Listrik

Bentuk kerja sama yang akan digunakan dalam pengembangan Stasiun Tigaraksa dan flyover Tenjo ini adalah skema konsesi dan pemanfaatan aset Barang Milik Negara (BMN) antara DJKA dengan PT Kereta Api Indonesia.

Sebagai regulator, DJKA akan memberikan dukungan berupa penyiapan perizinan penyelenggaraan prasarana perkeretaapian serta proses lanjutan setelah perjanjian konsesi, seperti izin pembangunan prasarana dan izin operasi prasarana.

Zulmafendi berharap agar kontribusi BUMN dan swasta dalam pengembangan Stasiun Tigaraksa dan flyover Tenjo ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Melalui akses baru menuju Stasiun Tigaraksa ini diharapkan juga dapat mempermudah dan memotivasi masyarakat untuk menggunakan moda transportasi kereta api KRL yang aman, efisien dan ramah lingkungan,” ungkapnya. B

 

Komentar

Bagikan