Ditjen Hubud Tingkatkan Kapabilitas Kehumasan Bidang Transportasi Udara

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubud Kemenhub) menggelar Pelatihan Kehumasan Bidang Transportasi Udara di Wilayah Bandar Udara Tunggul Wulung Cilacap, pada Senin (12/12/2022).

Kepala Bagian Kerja Sama Internasional, Humas dan Umum Mokhammad Khusnu mewakili Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyatakan, pelatihan kehumasan ini sangat penting bagi pejabat dan pengelola kehumasan.

“Peran dan fungsi humas sebagai komunikator publik pemerintah menjadi sangat penting. Terlebih dengan tingginya arus informasi yang beredar membuat humas menjadi unsur penting guna menyampaikan informasi, strategi dan mensosialisasikan program kebijakan pemerintah,” ujar Khusnu.

Dalam pelaksanaannya, koordinasi dan kolaborasi yang baik antara humas kantor pusat, humas Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan humas stakeholders penerbangan sangat perlu, agar terwujudnya komunikasi publik yang baik.

Baca juga :   Poltekbang Surabaya Luluskan 288 Taruna/Taruni pada Sidang Senat Terbuka Yudisium XVII

“Sebagai humas dalam bidang transportasi udara, baik regulator maupun operator hendaknya saling bersinergi dan saling mengisi, agar mempunyai persepsi yang sama dalam berkomunikasi dan penyampaian informasi,” jelasnya.

Khusnu mengharapkan pelatihan ini menjadi ajang untuk melakukan upgrade kemampuan para pejabat dan pengelola kehumasan.

“Selain untuk menyampaikan kinerja yang telah dilakukan oleh Direktorat Perhubungan Udara, humas juga perlu mengikuti perkembangan teknologi dan isu-isu terkini yang beredar apalagi yang bersifat sensitif atau viral,” tuturnya.

Sejalan dengan itu, Tenaga Ahli Menteri Perhubungan Bidang Komunikasi Media Massa Ahmad Thonthowi Djauhari selaku pemateri menjelaskan, seorang humas harus memiliki beberapa hal, yaitu Kompetensi (kemampuan digital, analitik, menulis konten, membangun jaringan, haus informasi, dan memiliki spesialisasi).

Selain itu, memiliki Personalisasi Konten (identifikasi target, pilih kanal, konten yang sesuai) dan Memahami tren global (video pendek, video 360 derajat, live streaming, yang dikombinasikan dengan fungsi humas).

Baca juga :   Indonesia Tawarkan Peningkatan Kerja Sama Penerbangan Haji, Umrah dan Pariwisata

Seorang humas juga harus memiliki Integritas (menjaga good governance, akuntabel, transparan dan menghindari hoax).

“Di era sekarang, tenaga humas pemerintah perlu lebih kreatif dalam membuat konten agar konten yang mengabarkan aktivitas pemerintahan tidak tenggelam dalam tsunami informasi,” ujar Thonthowi.

Sebagai informasi hadir sebagai peserta dari Otoritas Bandar Udara Wilayah I Soekarno Hatta, Otoritas Bandar Udara Wilayah III Surabaya dan peserta dari Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Tunggul Wulung Cilacap, Cakrabhuwana Cirebon, Wiriadinata Tasikmalaya, Dewadaru Karimun Jawa, Ngloram Blora, Jenderal Besar Soedirman Purbalingga, serta Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati. B

Komentar