Ditjen Hubla Kemenhub Respon Kehadiran Tol Laut Kapal Motor ke Papua

Tol Laut KM Kendhaga Nusantara 12 yang mengangkut sebanyak 13 kontainer minyak goreng murah MinyaKita tiba di Merauke, Papua. (dok. hubla.dephub.go.id)
Bagikan

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) merespon kehadiran Tol Laut yang dapat bermanfaat bagi masyarakat Merauke, Papua.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Merauke Abdullah Lie berharap, kehadiran Tol Laut selain untuk mengirim logistik juga dapat dimanfaatkan untuk melakukan pengiriman komoditi unggulan daerah agar dapat dikirim ke Pulau Jawa sebagai muatan balik Tol Laut.

“Mudah-mudahan dengan hadirnya KM Kendhaga Nusantara 12 di Merauke dari Kementerian Perhubungan mohon kepada pemerintah daerah via Kepala Dinas Perdagangan untuk dapat membantu mengisi ruang-ruang kapal yang kosong di kapal agar kapal ini dapat bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Merauke dan masyarakat di luar Kabupaten Merauke,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Baca juga :   Pemerintah Undang Investor Tanam Modal di Lima DSP dan Delapan KEK Pariwisata

Sebelumnya, Tol Laut KM Kendhaga Nusantara 12 yang mengangkut sebanyak 13 kontainer minyak goreng murah MinyaKita telah tiba di Merauke, Papua.

Kapal tersebut tiba di dermaga Pelabuhan Merauke dan disambut oleh pemerintah daerah (pemda) setempat dan masyarakat.

Sementara itu, Asisten 2 Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke Jeremiah Sendiken menyampaikan apresiasi atas dukungan Tol Laut dalam mendistribusikan minyak goreng ke daerah tersebut.

Dia mengharapkan agar melalui Tol Laut Kabupaten Merauke juga dapat mendistribusikan beras yang merupakan komoditas unggulan Merauke ke pulau Jawa. “Kapal ini tidak boleh pulang tangan kosong,” tegasnya.

Sebagai informasi, pendistribusian minyak goreng dilaksanakan melalui Program Gerai Maritim yang bersinergi dengan Program Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik untuk Angkutan Barang di Laut (Tol Laut) Ke Wilayah 3TP yang merupakan sinergi dari Kemendag, Kemenhub, dan ID Food, selaku BUMN pangan pemasok MinyaKita, serta PT Bina Karya Prima (BKP), selaku produsen minyak goreng.

Baca juga :   KAI-Pertamina NRE MoU Pasang Solar Panel Di Stasiun Untuk Transisi Energi

Upaya ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga barang/logistik seperti minyak goreng, khususnya di daerah wilayah 3TP (Terpencil, Tertinggal, Terluar dan Perbatasan (3TP). B

 

Komentar

Bagikan