BPTJ Sosialisasikan Keselamatan Berkendara

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPTJ Agung Raharjo saat rangkaian kegiatan Edukasi Safety Riding dengan tema SEJALAN (Selamat di Perjalanan, Selamat Sampai Tujuan) bertempat di LRT City Bekasi – Green Avenue, Jatimulya, Kota Bekasi. (dok humasbptj)

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan kembali menyelenggarakan rangkaian kegiatan Edukasi Safety Riding dengan tema SEJALAN (Selamat di Perjalanan, Selamat Sampai Tujuan) bertempat di LRT City Bekasi – Green Avenue, Jatimulya, Kota Bekasi.

Acara yang berlangsung pada 9 September 2023 diikuti oleh 200 peserta dari berbagai komunitas, maupun masyarakat di Kota Bekasi dan sekitarnya.

Sosialisasi ini dimeriahkan dengan lomba mewarnai untuk anak-anak. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang ke-2 kalinya diselenggarakan oleh BPTJ pada tahun 2023, sebelumnya pada Agustus, BPTJ telah menyelenggarakan kegiatan serupa.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPTJ Agung Raharjo menyatakan, kegiatan ini merupakan langkah konkret BPTJ dalam mengimplementasikan amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Kegiatan ini sekaligus contoh upaya nyata Pemerintah dalam memberikan pembinaan tentang bagaimana mewujudkan keselamatan (jalan) dan mengelola risiko kecelakaan.

Hal ini sebagaimana termuat pada Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2017 tentang Keselamatan LLAJ.

Kegiatan safety riding ini bermanfaat untuk memberikan pemahamanan bagaimana menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara, mematuhi peraturan dalam berlalu lintas, mengontrol emosi dan memahami rute perjalanan.

Baca juga : Kemenhub Berdayakan Nelayan Depapre Dengan Optimalisasi Tol Laut

Tingginya angka kecelakaan juga diiringi dengan tingginya pelanggaran lalu lintas, memperlihatkan bahwa budaya keselamatan jalan masih belum menjadi prioritas bagi pengguna jalan maupun masyarakat.

Menumbuhkan kesadaran agar saling menghormati sesama pengguna jalan idealnya berpedoman pada prinsip 4A (Alertness/Kewaspadaan, Awareness/Kesadaran, Attitude/Perilaku, Anticipation/Antisipasi).

Pengendara yang aman dan selamat adalah pengendara yang memperhatikan kondisi mental dan fisik pengendara itu sendiri.

Kemudian, memastikan kendaraan laik jalan sebelum melakukan perjalanan, menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara, mematuhi peraturan dalam berlalu lintas, mengontrol emosi dan memahami rute perjalanan.

Pada kesempatan yang sama Direktur Lalu Lintas BPTJ Sigit Irfansyah menegaskan, salah satu alasan dipilihnya Bekasi sebagai lokasi kegiatan Sosialisasi Safety Riding sekaligus untuk memperkenalkan LRT Jabodebek yang telah beroperasi sejak 28 Agustus lalu. Harapannya agar semakin banyak warga Bekasi yang menggunakan moda ini.

Pada talkshow yang menjadi bagian acara dengan tema SEJALAN (Selamat di Perjalanan, Selamat Sampai Tujuan) ini menghadirkan Agung Raharjo (Plt Kepala BPTJ) sebagai narasumber dari BPTJ, Erni Basri (Direktur Keselamatan Perkeretaapian Dirjen Perkeretaapian) dan Darmaningtyas (Pakar Keselamatan Jalan).

Talkshow yang dikemas nonformal ini mengangkat pentingnya peran LRT Jabodebek dalam menekan angka kecelakaan.

Baca juga : Kemenhub Lakukan Peningkatan Keselamatan Pelayaran di Labuan Bajo

Hal ini dikarenakan dengan adanya moda transportasi umum massal berbasis rel ini membuat banyak pengendara kendaraan pribadi yang berpindah menggunakan angkutan umum massal, sehingga dapat mengurangi jumlah kendaraan dan resiko kecelakaan.

Berdasarkan data dari Korlantas Polri, di Jabodetabek angka kecelakaan lalu lintas di Jabodetabek mencapai 867 kasus pada tahun 2022. Persentase kecelakaan yang melibatkan kendaraan roda dua melebihi 70%.

Darmaningtyas berharap kendaraan pribadi seperti sepeda motor hanya digunakan sebagai feeder first mile untuk selanjutnya menggunakan LRT Jabodebek untuk ke tempat tujuan.

BPTJ tidak hanya mempromosikan keselamatan jalan dan memberikan pengetahuan dan keterampilan melalui Sosialisasi Safety Riding, tapi juga terus mengkampanyekan kepada masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi umum massal, seperti LRT Jabodebek untuk turut menekan angka kecelakaan.

Adanya rangkaian kegiatan edukasi safety riding ini diharapkan dapat dijadikan sebagai momentum untuk saling dan terus mengingatkan layaknya teman sejati agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas dan beralih menggunakan transportasi umum, serta mengurangi dampak accident di jalan. B

Komentar