Bandara Soekarno-Hatta Masuk 10 Bandara Terbersih di Asia

Ruang toilet di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Provinsi Banten. (dok. angkasapura2.co.id)

Bandara Soekarno-Hatta berhasil meraih peringkat ke-9 dalam daftar 10 Bandara Terbersih di Asia dalam Skytrax World Airport Awards 2023.

Direktur PT Angkasa Pura II (AP II) Muhammad Awaluddin mengatakan, penghargaan sebagai bandara terbersih di Asia ini berhasil diraih sejalan dengan program transformasi yang dijalankan di Bandara Soekarno-Hatta.

“Sejak Kuartal IV/2022, AP II menjalankan transformasi di Bandara Soekarno-Hatta untuk menjadikan bandara ini sebagai referensi bagi bandara-bandara di Indonesia dalam operasional dan memberikan pelayanan bagi masyarakat,” katanya dalam keterangan perusahaan.

Dia menuturkan, salah satu yang diterapkan dalam program transformasi ini adalah Bandara Soekarno-Hatta meningkatkan customer experience melalui penyempurnaan interior, tampilan dan nuansa di terminal penumpang yang salah satunya mencakup kebersihan.

Baca juga :   Angkasa Pura Airports Layani Enam Juta Penumpang pada Oktober 2023

Tidak hanya itu, Bandara Soekarno-Hatta juga berada di peringkat ke-43 dalam daftar 100 bandara terbaik di dunia (World’s Top 100 Airports 2023), atau naik delapan tingkat dari posisi tahun 2022.

Awaluddin menjelaskan, kenaikan peringkat Bandara Soekarno-Hatta di dalam daftar World’s Top 100 Airports 2023 merupakan hasil dari konsolidasi dan kolaborasi di antaraa stakeholders bandara.

Selain itu, Bandara Soekarno-Hatta juga berhasil meraih peringkat ke-5 dalam daftar bandara terbaik dunia kategori 40 juta penumpang hingga 50 juta penumpang.

Direktur Operasi AP II Muhamad Wasid menuturkan, Bandara Soekarno-Hatta menjalankan program penyeimbangan kapasitas terminal guna menjaga kenyamanan traveler di tengah peningkatan lalu lintas penerbangan.

Baca juga :   Bandara Soekarno-Hatta Masuk Daftar Bandara Paling Ramah Keluarga di Dunia

Adapun, pemulihan lalu lintas penerbangan berjalan sejak tahun 2022, diikuti dengan meningkatnya pergerakan pesawat dan penumpang.

“Bandara Soekarno-Hatta kemudian melakukan rebalancing capacity, di mana sejumlah maskapai berpindah operasional dari terminal satu ke terminal lainnya,” tutur Wasid. B

 

Komentar