Bandara Sentani Peduli Rumah Ibadah

Aktivitas Bandara Sentani, Jayapura. (dok. istimewa)
Bagikan

Bandara Internasional Sentani Jayapura menunjukkan komitmen melalui program Injourney Airports Peduli Rumah Ibadah.

Program ini untuk mendukung kesejahteraan masyarakat dan memperkuat nilai – nilai sosial, serta spiritual di lingkungan sekitar bandara.

Program tersebut menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR), berupa renovasi rumah ibadah.

Rumah ibadah yang disasar adalah Masjid Darul Muttaqin Komba dan Gereja Masehi Advent Hari Ke Tujuh Jemaat Yabhaisow.

Kedua rumah ibadah ini berada di wilayah Sentani, Kabupaten Jayapura.

Bantuan renovasi ini, diharapkan meningkatkan kenyamanan dan kelayakan sarana ibadah bagi masyarakat setempat menjalankan aktivitas keagamaan.

Perbaikan fasilitas menjadi langkah penting untuk mendukung kegiatan ibadah yang dilakukan.

Menurut General Manager Bandara Internasional Sentani Jayapura I Nyoman Noer Rohim, bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar.

Dia menegaskan, keberadaan bandara tidak hanya sebagai penggerak transportasi udara, tetapi juga bagian dari ekosistem sosial masyarakat.

“Melalui program Injourney Airports Peduli Rumah Ibadah, kami ingin menghadirkan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. Khususnya dalam mendukung fasilitas ibadah yang layak dan nyaman,” katanya.

Nyoman Noer menambahkan, sinergi antarperusahaan dan masyarakat sangat penting, karena menjadi fondasi menciptakan lingkungan yang harmonis.

“Kami berharap bantuan ini mempererat tali silaturahmi, meningkatkan semangat kebersamaan dan menjadi bagian dari kontribusi positif Bandara Sentani. Ke depan, kami akan terus berkomitmen menghadirkan berbagai program CSR yang berdampak langsung dan berkelanjutan,” jelasnya.

Program Injourney Airports Peduli Rumah Ibadah merupakan bagian dari upaya berkelanjutan PT Angkasa Pura Indonesia.

Melalui program tersebut, diharapkan menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang inklusif dan tepat sasaran.

Melalui program ini, bandara diharapkan menjadi mitra strategis masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan dan inklusif.

Kontribusi tidak hanya pada infrastruktur dan konektivitas, tetapi juga mencakup aspek sosial, budaya, serta kehidupan keagamaan masyarakat Papua. B

 

 

Komentar

Bagikan