Bandara Mutiara SIS Al-Jufri akan Layani Penerbangan Rute Baru Maskapai AirAsia

Bandara Mutiara SIS Al Jufri, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah. (dok. kemenhub)
Bagikan

Otoritas Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu Sulawesi Tengah (Sulteng) akan melayani penerbangan domestik baru dengan rute Palu – Surabaya dan Palu – Kendari bersama maskapai penerbangan AirAsia, yang transit di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Hadirnya maskapai AirAsia diharapkan dapat menunjang pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tengah,” jelas Kepala Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu Prasetyo Hadi.

Dia menuturkan, saat ini Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu telah berstatus bandara internasional melalui Keputusan Menteri Perhubungan (Menhub) Nomor 37 Tahun 2025, maka hadirnya berbagai maskapai penerbangan memberikan dampak positif terhadap mobilitas masyarakat yang menggunakan transportasi udara.

Dengan status internasional, Otoritas Bandara Mutiara SIS Al-Jufri kini berbenah mempersiapkan sarana dan prasarana penunjang, karena rute penerbangan ke depan bukan hanya layanan domestik.

“Oleh karena itu, AirAsia sebagai salah satu maskapai penerbangan diharapkan dapat mendukung penerbangan domestik maupun internasional di Palu. Meskipun saat ini maskapai ini baru membuka rute domestik,” katanya.

Penerbangan perdana maskapai AirAsia rute Palu – Surabaya pergi pulang (pp) dan Palu – Kendari pp dengan titik transit Makassar dijadwalkan beroperasi pada 7 Maret 2026.

Kemudian, penerbangan internasional dari Bandara Baiyun Guangzhou Tiongkok – Palu di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri dimulai pada April 2026, sesuai dengan komunikasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng dengan otoritas bandara setempat.

“Kami juga telah mengikuti pembahasan dengan Pemprov Sulteng terkait perencanaan Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu menjadi bandara embarkasi dan debarkasi haji, termasuk pelayanan jamaah umrah. Agenda ini perlu di dukung semua pihak supaya segera terwujud,” ujarnya.

Sementara itu, Head of Indonesia Affairs Policy Indonesia AirAsia Eddy Krismeidy menyatakan, kehadiran pihaknya di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu untuk memperkuat layanan konektivitas di Pulau Sulawesi, termasuk membuka akses yang lebih mudah dari Sulawesi Tengah, menuju Sulawesi Selatan, Tenggara maupun Pulau Jawa.

Sejalan dengan itu, Indonesia AirAsia memberikan alternatif perjalanan udara sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat, sekaligus mendukung pergerakan pariwisata domestik dan kegiatan ekonomi daerah.

“Terhubungnya penerbangan Palu dan Makassar juga membuka peluang bagi penumpang untuk melanjutkan perjalanan internasional melalui Makassar dengan pilihan rute penerbangan yang lebih cepat dan efisien, khususnya menuju Kuala Lumpur dan berbagai destinasi dalam jaringan AirAsia Grup,” jelas Eddy. B

Komentar

Bagikan