Bandara Komodo Layani Lalu Lintas 2.000 Penumpang Per Hari

Penumpang pesawat tengah menunggu bagasi di Bandara Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. (Bandara)

Bandara Komodo yang berada di kawasan Destinasi Super Prioritas (DSP) Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam satu hari melayani lalu lintas penumpang sedikitnya 2.000 orang.

Para penumpang tersebut datang dan berangkat melalui bandara internasional ini dengan tujuan beberapa rute penerbangan, seperti Denpasar, Jakarta, Bajawa, Ende, Makassar, Kupang, Lombok, dan lainnya.

Menurut Kabandara Komodo Hariyanto, rute penerbangan yang ada saat ini sudah dipenuhi oleh wisatawan, pebisnis dan juga masyarakat dan diyakini akan terus bertambah, seiring dengan diadakannya berbagai kegiatan di Indonesia, terutama di rute-rute penerbangan yang singgah di Labuan Bajo.

Baca juga :   KAI Bekerja Sama dengan UNS Amankan Aset Perusahaan

Rute penerbangan yang ada mendukung pemulihan dan pengembangan sektor pariwisata dalam negeri, sekaligus membuka kawasan ekonomi baru dan memperluas kesempatan kerja.

Menurut data yang diterima Majalah BANDARA, saat awal terjadinya pandemi Covid-19 memang terjadi penurunan jumlah penumpang, tapi kondisi mulai pulih kembali pada tahun 2021, dengan jumlah penumpang perlahan naik.

Jumlah penumpang pesawat yang datang dan berangkat di Bandara Komodo telah mencapai 272.052 penumpang per Oktober 2021, khusus untuk yang datang sekitar 132.554 penumpang.

“Dalam beberapa bulan terakhir sudah mulai terjadi pertumbuhan jumlah penumpang pesawat yang datang ke Labuan Bajo. Kelonggaran bagi pelaku perjalanan dalam negeri dan luar negeri mendongkrak lalu lintas transportasi udara di Bndara Komodo,” jelas Hariyanto.

Baca juga :   Penumpang Kereta di Bawah 12 Tahun Wajib Tes PCR Mulai 24 Desember

Bandara Komodo juga dipersiapkan untuk turut menyambut perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Indonesia yang akan digelar di Bali pada 30-31 Oktober 2022. Labuan Bajo akan menjadi lokasi penunjang event internasional tersebut.

Hariyanto optimistis dengan kelonggaran aturan perjalanan udara ini mampu meningkatkan jumlah penumpang dan juga kargo dari dan ke Bandara Komodo, apalagi jika ditambah dengan event-event internasional yang juga membuat pesertanya singgah d Labuan Bajo. B