Angkasa Pura Airports Terapkan Transformasi Bisnis Perusahaan

Angkasa Pura Airports atau PT Angkasa Pura I (AP I). (dok. ap1.co.id)

Angkasa Pura Airports atau PT Angkasa Pura I (AP I) sebagai operator 15 bandara di Indonesia berkomitmen menerapkan transformasi bisnis perusahaan secara menyeluruh untuk mencapai target perusahaan pada tahun 2023.

Perusahaan ini menargetkan pertumbuhan trafik mencapai 68 juta pergerakan penumpang hingga akhir tahun 2023.

Direktur Utama Angkasa Pura Airports Faik Fahmi mengatakan, transformasi bisnis dibentuk berdasarkan visi yang diterapkan, yakni Connecting the World Beyond Airport Operator with Indonesian Experience.

“Kami fokus kepada transformasi yang terdiri dari tiga pilar utama, yaitu perputaran bisnis (business turnaround), organisasi dan budaya (organization and culture) dan restrukturisasi finansial (financial restructuring), serta satu pilar yakni digitalisasi sebagai pengaktif kunci (key enablers) dari transformasi itu,” katanya.

Baca juga :   Bandara Angkasa Pura Airports Mulai Layani Penerbangan dari Bandara Kertajati

Dengan fokus menerapkan transformasi, Faik berharap dapat meningkatkan kinerja dan menciptakan bisnis ke depan yang berkelanjutan bagi Angkasa Pura Airports.

Dia menjelaskan, transformasi pada perputaran bisnis yakni transformasi operasional dan strategi bisnis Angkasa Pura Airports untuk memaksimalkan value proposition melalui pertumbuhan trafik, peningkatan pendapatan dan implementasi strategi hub & spoke bandara.

Pada perputaran bisnis perusahaan, Angkasa Pura Airports juga melakukan dual transformation, baik dari segi operational excellence maupun business transformation, pengembangan dari customer experience, dan optimisasi capital expenditure (capex) dan operating expenditure (opex).

Dari aspek organisasi dan budaya, Angkasa Pura Airports mengembangkan sumber daya dan budaya perusahaan untuk memberikan layanan yang terbaik.

“Aspek selanjutnya adalah restrukturisasi finansial menjadi salah satu solusi untuk menghadapi tekanan likuiditas akibat pandemi yang telah terjadi tiga tahun belakangan,” jelasnya.

Baca juga :   Sebanyak Empat Bandara AP II Punya Standar Pengamanan Cegah Terorisme

Aspek terakhir, transformasi digital sebagai key enablers dengan implementasi digitalisasi baik pada aspek struktur, proses, maupun SDM.

Digitalisasi berfokus pada operasi perampingan (lean operations) melalui teknologi, serta Information Technology (IT) monetizing.

Tiga pilar utama dan satu pilar key enablers ini akan direalisasikan secara menyeluruh untuk mewujudkan road map Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) di tahun 2023, yakni Maturing the Business Organization and Global Network.

“Kami berharap dengan komitmen perusahaan yang tinggi dan melalui penerapan transformasi bisnis secara mumpuni dan optimal dapat mencapai target Angkasa Pura Airports di tahun 2023 dan secara berkelanjutan,” tutur Faik. B

 

 

Komentar