Angkasa Pura Airports Terapkan Langkah Mitigasi di 15 Bandara

Angkasa Pura Airports atau PT Angkasa Pura I (AP I). (dok. ap1.co.id)

Mengantisipasi cuaca dengan potensi curah hujan tinggi yang saat ini tengah berlangsung, Angkasa Pura Airports menerapkan sejumlah langkah mitigasi.

Direktur Utama Angkasa Pura Airports Faik Fahmi menyatakan, hal ini ditujukan untuk memastikan kelancaran dan keselamatan penerbangan di 15 bandara yang dikelola pada periode libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru).

“Satu hal yang menjadi fokus kami adalah terkait kesiapan infrastruktur di area sisi udara, seperti runwaytaxiway dan apron. Kami memastikan infrastruktur tersebut selalu dalam kondisi optimal dalam situasi cuaca apapun,” ujarnya.

Menurut Faik Fahmi, hal ini menjadi kunci agar operasional penerbangan dapat berjalan lancar di tengah tingginya frekuensi penerbangan pada periode Nataru dan di tengah kondisi cuaca dengan curah hujan tinggi seperti saat ini.

Baca juga :   AP II Kenalkan Robot Pelayan Bella untuk Layani Traveler di Bandara Soekarno-Hatta dan Kualanamu

Angkasa Pura Airports telah melaksanakan sejumlah langkah mitigasi untuk memastikan kesiapan infrastruktur di area sisi udara, yaitu dengan melakukan pembersihan saluran air di area sisi udara yang menjadi jalur pembuangan air di runway.

Selain itu, memastikan area sisi udara bebas dari benda asing atau Foreign Object Debris (FOD), pemeriksaan tinggi muka air tanah di area sisi udara, pemeriksaan permukaan runway melalui runway inspection yang secara rutin dilaksanakan dua kali dalam satu hari, serta memastikan pompa pengendali banjir berfungsi dengan baik.

Sejumlah langkah ini ditujukan untuk memastikan aliran pembuangan air di area sisi udara menuju drainase dan agar tidak terjadi genangan air atau water ponding di area sisi udara, terutama di permukaan runwaytaxiway dan apron.

Baca juga :   Angkasa Pura Airports Siap Dukung Perhelatan Moto GP 2022

Tidak hanya itu, Angkasa Pura Airports juga turut memastikan kesiapan fasilitas dan peralatan penunjang operasional penerbangan yang berkaitan dengan kualitas jarak pandang pilot di landas pacu atau runway visibility.

Kesiapan fasilitas dan peralatan itu di antaranya dengan memastikan kesiapan lampu landasan Airfield Lighting System (AFL) dan marka landasan yang berfungsi sebagai pemandu bagi para pilot dalam situasi take-off dan landing pesawat.

Personel kami yang bertugas di area sisi udara juga secara rutin melakukan pemeriksaan kondisi air di permukaan runway pada saat kondisi hujan dengan curah hujan tinggi, sehingga proses take-off dan landing pesawat pada situasi peak season seperti sekarang ini dapat berjalan dengan lancar dan selamat,” jelas Faik Fahmi. B

Komentar