Anak perusahaan dari grup AirAsia, AirAsia X (AAX) memperluas jaringan penerbangan jarak menengah di luar Asia dan memposisikan Bahrain sebagai hub strategis utama untuk memperkuat konektivitas antara Asia, Timur Tengah, Eropa, serta Australia.
AirAsia X (AAX) mengoperasikan pesawat berbadan lebar (wide body) Airbus A330 dengan berfokus pada penerbangan jarak menengah hingga jarak jauh (long-haul).
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Letter of Intent yang ditandatangani pada 3 November 2025 antara Capital A Berhad dan Kementerian Perhubungan dan Telekomunikasi Bahrain untuk mengembangkan Bahrain sebagai hub AAX di kawasan Timur Tengah.
Pengembangan ini mencerminkan ambisi AAX untuk membangun jaringan penerbangan jarak jauh yang lebih terhubung secara global, dengan hub strategis di luar Asia Tenggara.
Lokasi Bahrain yang strategis dan infrastruktur penerbangannya yang kuat menjadi faktor kunci dalam rencana AAX untuk mendorong arus perjalanan, perdagangan dan pariwisata antarkawasan.
Group CEO AirAsia X Bo Lingam mengatakan, tonggak ini mencerminkan transformasi AAX menjadi maskapai yang benar – benar terhubung secara global.
“Kami telah melewati salah satu periode paling menantang dalam sejarah penerbangan dan berhasil bangkit dari pandemi dengan lebih kuat dan lebih fokus. Kini, kami membangun kembali secara disiplin, didukung oleh pesanan 374 unit pesawat dan terus bertambah, serta rencana pertumbuhan komprehensif lima tahun yang akan memperkuat kehadiran kami di berbagai kawasan,” katanya.
Dia menjelaskan, Bahrain selaras dengan cetak biru jaringan jangka panjang perusahaan untuk menghubungkan ASEAN dan Asia dengan dunia.
“Fokus kami tetap pada ekspansi armada yang terukur, penguatan hub utama, peningkatan pendapatan tambahan dan pertumbuhan digital, serta memastikan setiap pasar baru memperkuat keseluruhan jaringan. Inilah cara kami menciptakan nilai berkelanjutan bagi grup maskapai sekaligus terus mendemokratisasi perjalanan jarak jauh.” tutur Bo Lingam.
Sementara itu, Tony Fernandes, CEO Capital A dan Advisor AAX menegaskan bahwa ini merupakan langkah penting dalam fase pertumbuhan berikutnya bagi AAX.
Bahrain sebagai hub penerbangan strategis, lanjutnya, memungkinkan perusahaan menghubungkan Asia dengan Timur Tengah dan Eropa secara lebih efektif, sekaligus menciptakan platform yang dapat dikembangkan untuk pertumbuhan ke depan.
Menurutnya, di luar bisnis maskapai, kemitraan ini juga memperkuat ekosistem penerbangan yang lebih luas, memungkinkan lini bisnis Capital A, seperti kargo dan layanan MRO berkembang seiring dengan pertumbuhan AAX.
“Hari ini, Teleport mencatat tonggak penting dengan kedatangan penerbangan perdananya di Bahrain, setelah mendapatkan tambahan pendanaan sebesar US$50 juta, yang mendukung pengembangan Bahrain sebagai pusat aktivitas penerbangan dan logistik regional,” ungkap Tony.
Ke depan, dia menambahkan, pihaknya akan memperdalam kemitraan dengan bandara, otoritas pariwisata dan para pemangku kepentingan industri untuk membuka koridor permintaan baru.
“Kami membangun mesin pertumbuhan yang menyeimbangkan konektivitas, kinerja komersial, dan ketahanan operasional, sekaligus tetap berpegang pada proposisi nilai perjalanan jarak jauh yang terjangkau,” tutur Tony.
Menteri Keuangan dan Ekonomi Nasional Kerajaan Bahrain Yang Mulia Shaikh Salman bin Khalifa Al Khalifa mengatakan, perjanjian dengan AirAsia X ini merupakan keputusan strategis yang mencerminkan kekuatan Bahrain sebagai mitra ekonomi serta perannya sebagai pusat konektivitas regional dan global.
“Investasi ini akan memperkuat posisi Bahrain sebagai gerbang utama yang menghubungkan Asia Tenggara, Timur Tengah, dan Eropa, sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang nyata. Kerja sama ini akan menciptakan lapangan kerja langsung di sektor operasional penerbangan dan membuka peluang lebih luas di sektor pariwisata, logistik, perhotelan, serta layanan terkait lainnya,” ujarnya.
Tidak kalah penting, inisiatif ini juga akan mendukung pengembangan keterampilan dan jalur karir jangka panjang bagi warga Bahrain dalam industri global yang terus berkembang. “Kami menyambut AirAsia X sebagai bagian dari TeamBahrain.”
Sebagai bagian dari strategi pertumbuhan, AirAsia X akan terus memperluas operasional penerbangan jarak jauhnya serta memperkuat konektivitas antarhub, didukung oleh pembaruan armada, inisiatif digital dan kemitraan strategis.
Maskapai ini tetap berfokus pada penyediaan perjalanan bernilai tambah, sekaligus memperkuat perannya sebagai penghubung antarkawasan utama dunia melalui model hub-and-network. B




