Arus Truk Logistik Meningkat di Lintas Penyeberangan Ketapang – Gilimanuk

Lintas penyeberangan Ketapang - Gilimanuk. (dok. asdp)
Bagikan

PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) terus mengoptimalkan layanan penyeberangan Ketapang – Gilimanuk seiring dengan meningkatnya pergerakan truk logistik dalam beberapa hari terakhir.

Sepanjang 27 – 29 September 2026, tercatat 6.082 unit truk telah menyeberang melalui lintasan tersebut, dengan tren harian meningkat dari 1.699 unit pada Minggu (27/9), menjadi 2.160 unit pada Senin (28/9), dan 2.223 unit pada Selasa (29/9).

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan, pengaturan operasional terus dilakukan secara dinamis dengan mempertimbangkan kondisi kapal, dermaga, perairan, dan pergerakan kendaraan di kedua sisi pelabuhan.

“Fokus kami saat ini adalah mempercepat penyerapan kendaraan dan mengurai antrean secara bertahap. Kapal dan dermaga yang tersedia terus dioptimalkan, termasuk mempercepat proses sandar dan bongkar muat ketika kondisi memungkinkan. Seluruh upaya dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan pelayaran,” ujarnya.

Dalam periode 27 – 29 September, ASDP melayani total 18.067 kendaraan dan 61.330 penumpang di lintasan Ketapang – Gilimanuk.

Dari keseluruhan kendaraan yang dilayani tersebut, 6.082 unit merupakan truk, menunjukkan tingginya aktivitas angkutan barang yang memanfaatkan lintasan strategis penghubung Jawa dan Bali.

Pada Rabu pagi, proses pelayanan turut dipengaruhi kondisi air laut surut di Pelabuhan Gilimanuk.

Berdasarkan pemantauan sekitar pukul 05.00 Wita, sejumlah kapal mengalami kendala saat melakukan proses sandar di Dermaga Plengsengan, sehingga proses bongkar muat sempat tertunda.

Kondisi pasang surut menjadi salah satu faktor yang diperhitungkan dalam pengaturan pola operasi kapal.

ASDP terus berkoordinasi dengan regulator, operator kapal, Kepolisian dan pemangku kepentingan terkait untuk menyesuaikan operasional dengan kondisi aktual di lapangan dan menjaga kelancaran pergerakan kapal maupun kendaraan.

“Kondisi di lintasan terus kami pantau dari waktu ke waktu. Ketika kondisi perairan mendukung, operasional akan dimaksimalkan agar kapal dapat melakukan bongkar muat secara optimal, sehingga kendaraan dari area pelabuhan maupun jalur menuju Ketapang dapat terserap lebih cepat,” tutur Heru.

Berdasarkan prakiraan Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya, kondisi cuaca Pelabuhan Ketapang pada periode 30 September hingga 2 Oktober 2026 secara umum diprakirakan berawan hingga cerah berawan dengan tinggi gelombang berkisar 0,1 meter sampai dengan 0,5 meter.

Pada Rabu (30/9), kecepatan angin diprakirakan sekitar 4 knot hingga 8 knot, sedangkan pada Kamis (1/10), cuaca diprakirakan berawan tebal dengan kecepatan angin 4 knot hingga 9 knot dan kecepatan arus sekitar 0,88 knot sampai dengan 4,41 knot.

Pada Jumat (2/10), cuaca diprakirakan berawan tebal dengan kecepatan angin 4 knot hingga 6 knot dan kecepatan arus sekitar 0,71 knot sampai dengan 4,74 knot.

ASDP terus mencermati perkembangan cuaca, pasang surut dan kondisi perairan sebagai bagian dari pengaturan operasional untuk memastikan layanan tetap berjalan dengan mengedepankan aspek keselamatan.

Heru menegaskan bahwa kelancaran lintasan Ketapang – Gilimanuk memiliki peran penting dalam menopang mobilitas masyarakat, sekaligus distribusi barang antara Jawa dan Bali.

Oleh karena itu, dia menambahkan, penanganan antrean terus dilakukan melalui koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jasa atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses penguraian antrean dan memahami pentingnya lintasan Ketapang – Gilimanuk bagi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik Jawa – Bali,” tuturnya.

Bersama dengan seluruh stakeholder, kata Heru, Pelni ASDP terus mengoptimalkan kapasitas layanan agar antrean dapat segera terurai dan kelancaran penyeberangan tetap terjaga.

ASDP mengimbau pengguna jasa untuk mengikuti arahan petugas dan pengaturan lalu lintas yang diberlakukan di lapangan.

Pengguna jasa juga diminta memastikan telah memiliki tiket sebelum menuju pelabuhan dan memperhatikan informasi terkini mengenai kondisi layanan melalui kanal resmi ASDP. B

 

Komentar

Bagikan