
PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports dalam momentum Bulan Kemerdekaan Indonesia tahun 2026 meluncurkan Indonesia Berkarya, sebuah program apresiasi bagi tokoh yang telah mengharumkan bangsa melalui karya di berbagai bidang.
Menurut Direktur Komersial InJourney Airports Very Y. Setiadi, Indonesia Berkarya hadir untuk mengobarkan semangat kemerdekaan dan menginspirasi semua, termasuk bagi InJourney Airports dalam menjadikan bandara berkelas dunia dan wajah kebanggaan bangsa.
“Pada edisi perdana, apresiasi Indonesia Berkarya didedikasikan kepada Agnez Mo sebagai representasi talenta Indonesia di panggung global. Terbaru, Agnez Mo dipercaya memerankan karakter penting dalam serial ternama Hollywood,” katanya.
Very secara langsung memberikan apresiasi tersebut kepada Agnez Mo di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
Apresiasi Indonesia Berkarya yang pertama ini didedikasikan kepada Agnez Mo, figur dengan rekam jejak luas dan prestasi internasional yang berhasil membawa Indonesia ke panggung dunia, serta membuktikan bahwa talenta tanah air memiliki kapasitas global.
Indonesia Berkarya menjadi program apresiasi dari InJourney Airports yang digelar bertepatan dengan Bulan Kemerdekaan Indonesia ke 81, diberikan kepada tokoh Indonesia yang memberikan kontribusi, prestasi, inspirasi dan kebanggaan, baik dari bidang seni, musik, film, olah raga, budaya, bisnis, pendidikan, teknologi, sosial, kreativitas hingga tokoh muda.
“Agnez Mo tidak pernah berhenti untuk terus meningkatkan kualitas dan melampaui standar dalam mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional. Semangat ini sejalan dengan misi InJourney Airports menghadirkan bandara berkelas dunia melalui program transformasi bandara,” ujar Very.
Penyanyi Agnez menegaskan bahwa dirinya komitmen untuk selalu total dalam menjalankan sesuatu, juga dengan usaha dan kerja keras, membuat apa yang dicita – citakan dapat terwujud dan membawa Indonesia ke panggung dunia.
Menurutnya, InJourney Airports juga telah menunjukkan komitmen dalam menjalankan transformasi bandara.
“Bisa kita lihat sudah banyak perubahan positif di bandara – bandara, khususnya di Soekarno-Hatta Tangerang dan I Gusti Ngurah Rai Bali, yang sekarang fasilitas, pelayanan staf bandara, tidak kalah sama bandara lain di kota – kota besar dunia,” ungkap Agnes Mo.
Saat ini, InJourney Airports sudah bisa menunjukkan kalau bandara bukan hanya tempat naik – turun pesawat saja, melainkan sudah menampilkan bandara sebagai bagian dari lifestyle, budaya, ditambah area ritel yang menghadirkan shopping experience terbaik.
“Ini sudah menunjukkan bahwa bandara kita sejajar dengan bandara-bandara kelas dunia lainnya,” ujar Agnes Mo.
Upaya InJourney Airports menjadikan bandara berkelas dunia dilakukan melalui transformasi Premises, People dan Process, dengan telah mengantarkan Bandara Soekarno-Hatta Tangerang berada di peringkat ke-2 kategori bandara berkapasitas 60 juta hingga 70 juta penumpang.
Selain itu, Bandara Seoakrno-Hatta juga mendapat peringkat ke-8 bandara terbaik di Asia, peringkat ke-22 dalam Top 100 bandara terbaik dunia, Top 10 layanan staf bandara terbaik di asia, dan Top 10 layanan imigrasi terbaik dunia.
Sementara itu, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali berhasil mencatat kenaikan peringkat dari 72 ke 67 dalam daftar Top 100 bandara terbaik dunia. B



