Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota (Pemprov DKI) Jakarta memutuskan untuk mengalihkan pengelolaan transportasi laut dari daratan Jakarta menuju Kepulauan Seribu kepada PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta.
Sebelumnya, operasional transportasi laut ke Kepulauan Seribu ini berada dibawah pengelolaan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dan dikelola secara mandiri oleh masyarakat kepulauan.
“Saya memutuskan untuk mengelola transportasi dari Jakarta daratan ke Kepulauan Seribu, itu akan dikelola oleh Transjakarta,” ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di RDF Plant Rorotan, Jakarta Utara.
Menurutnya, kinerja PT Transjakarta dalam mengelola transportasi di lima wilayah administrasi Kota Jakarta sudah sangat baik dan tercermin dari peningkatan jumlah masyarakat yang menggunakan bus Transjakarta. “Bulan lalu saja naik menjadi 14,99%, ini kenaikannya.”
Menurut Pramono, semakin bertambahnya jumlah pengguna Transjakarta menunjukan kepercayaan masyarakat terhadap PT Transjakarta dalam memberikan layanan transportasi yang baik.
Oleh karena itu, dia menilai, pengelolaan transportasi laut ke Kepulauan Seribu akan lebih efisien dan tepat dilakukan oleh PT Transjakarta.
Saat ini, mekanisme pengalihan pengelolaan dari Dinas Perhubungan ke PT Transjakarta masih dalam tahap pematangan, termasuk menyiapkan perubahan aturan.
“Nanti mekanismenya sedang dimatangkan karena harus merubah Perda, Pergub dan nanti berapa tarifnya,” tutur Pramono.
Meski demikian, dia memastikan tarif transportasi laut yang ditetapkan nantinya akan lebih murah karena dikelola secara profesional oleh PT TransJakarta.
“Yang pasti tarifnya akan lebih murah kalau dikelola secara profesional seperti apa yang dilakukan saat ini di Transjakarta,” ungkap Gubernur Pramono. B




