
Embraer (NYSE: EMBJ/ B3: EMBJ3), sebuah perusahaan kedirgantaraan global dan Anduril, sebuah perusahaan teknologi pertahanan yang berbasis di Amerika Serikat (AS) mengumumkan di Farnborough Airshow 2026 penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU).
Nota kesepahaman tersebut untuk bersama – sama mengupayakan integrasi rudal jelajah jarak jauh Barracuda-500M (B-500M) yang diluncurkan dari palet milik Anduril ke dalam pesawat C-390 Millennium.
Anduril memposisikan Barracuda-500M sebagai rudal jelajah yang terjangkau dan dapat diproduksi secara massal, dirancang untuk dengan cepat membangun kembali dan meningkatkan persediaan amunisi AS dan sekutu.
Perusahaan tersebut lebih lanjut menekankan bahwa varian yang dikemas dalam palet memungkinkan pesawat angkut untuk meluncurkan puluhan amunisi secara bersamaan, membuka konsep operasi baru yang berpusat pada penggunaan skala besar yang hemat biaya.
Kolaborasi ini bertujuan untuk memperluas kemampuan operasional C-390 dengan menyediakan solusi yang fleksibel dan dapat dikerahkan dengan cepat untuk operasi militer modern.
Inisiatif ini merupakan langkah signifikan dalam evolusi pesawat sebagai platform multi-misi dan pengganda kekuatan, mendukung penggunaan tempur yang gesit dan memenuhi persyaratan operasional pasukan AS dan sekutu melalui peningkatan interoperabilitas dan efektivitas misi.
Presiden dan CEO Embraer Defense and Security Bosco Da Costa Junior mengatakan, kolaborasi dengan Anduril ini menandai langkah penting lainnya dalam evolusi C-390 Millennium.
Dengan mengeksplorasi integrasi kemampuan peluncuran jarak jauh untuk efek palet, kinetik dan non-kinetik, dia menambahkan, manajemen semakin memperluas fleksibilitas pesawat untuk memenuhi kebutuhan angkatan udara modern yang terus berkembang.
“Bersama – sama, kami mengembangkan solusi inovatif yang memperkuat fleksibilitas misi, mendukung penggunaan tempur yang gesit dan meningkatkan kemungkinan operasional bagi pelanggan kami di seluruh dunia,” ungkap Bosco Da Costa.
Sementara itu, Wakil Presiden Senior untuk Pertahanan Global di Anduril Greg Kausner menjelaskan bahwa mengintegrasikan Barracuda-500M yang diluncurkan dari palet dengan Embraer C-390 Millennium memberi militer sekutu cara baru untuk menghasilkan efek serangan jarak jauh yang besar dari platform angkut udara yang telah terbukti.
“Sistem keluarga Barracuda Anduril menghadirkan kemampuan yang dapat diproduksi dengan cepat dan relevan secara operasional untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat akan amunisi yang terjangkau dan dapat diskalakan,” ujarnya.
Pesawat C-390 Millennium, yang dibangun dan dirancang pada abad ke-21, adalah pesawat angkut militer paling modern di kelasnya.
Pesawat ini dapat membawa muatan lebih banyak (26 ton) dibandingkan dengan pesawat angkut militer berukuran sedang lainnya, terbang lebih cepat (470 knot) dan lebih jauh.
Selain itu, pesawat ini dapat melakukan berbagai misi, termasuk pengangkutan kargo dan pasukan, penerjunan peralatan dan personel, evakuasi medis, pencarian dan penyelamatan, pemadam kebakaran, serta misi kemanusiaan, beroperasi dari landasan pacu sementara atau tidak beraspal.
Menurut Greg, pesawat ini jika dikonfigurasi dengan peralatan pengisian bahan bakar udara ke udara yang cepat dipasang, dapat beroperasi baik sebagai pesawat tanker maupun sebagai pesawat penerima.
“Pesawat ini, jika dikonfigurasi dengan peralatan pengisian bahan bakar udara ke udara yang cepat dipasang, dapat beroperasi baik sebagai pesawat tanker maupun sebagai pesawat penerima,” tuturnya.
Sementara itu, pesawat multi-misi generasi berikutnya ini telah dipilih oleh Angkatan Udara Brasil, Portugal, Hongaria, Republik Korea, Belanda, Austria, Republik Ceko, Uzbekistan, Swedia, Uni Emirat Arab, Slovakia, dan Lituania.
Pesawat C-390 Millennium menghadirkan kemampuan, keandalan, fleksibilitas dan kinerja yang tak tertandingi untuk memenuhi kebutuhan taktis, serta strategis angkatan udara di seluruh dunia dengan interoperabilitas yang mulus.
Anduril menyelesaikan uji terbang pertama yang sukses dari Pallet-Launched B-500M pada September 2024 dan sejak itu telah melakukan puluhan uji terbang sukses yang semakin memvalidasi kematangan, kinerja, serta modularitas sistem Barracuda-500, termasuk penerbangan Networked Collaborative Autonomy, keterlibatan terminal, dan pengujian validasi kinerja muatan.
Perjanjian ini menunjukkan kelanjutan penerapan B-500M, berdasarkan perjanjian kerangka pengadaan baru – baru ini dengan Departemen Perang AS dan kesepakatan produksi lokal dengan PGZ di Polandia. B



