
Embraer dan Saab mengumumkan penandatanganan Nota Kesepahaman (Heads of Agreement/HoA) yang menyediakan kerangka kerja untuk potensi produksi 20 unit pesawat Gripen tambahan di kompleks industri Embraer di Gaviao Peixoto, Negara Bagian Sao Paulo, Brasil.
Embraer akan bertanggung jawab untuk merakit pesawat – pesawat ini, sebagai pelengkap jalur perakitan akhir Saab yang berlokasi di Linkoping, Swedia untuk memenuhi permintaan global akan pesawat tempur Swedia tersebut.
Perjanjian ini menandai tonggak penting lainnya dalam kemitraan selama satu dekade antara kedua perusahaan, meningkatkan kapasitas pengiriman dalam model manufaktur terintegrasi secara global, sekaligus memberikan fleksibilitas yang lebih besar untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di masa mendatang.
“Perluasan kemitraan dengan Saab ini mencerminkan kepercayaan timbal balik yang dibangun selama sepuluh tahun terakhir dan memperkuat peran strategis Embraer dalam program Gripen. Kami berada di posisi yang tepat untuk mendukung peningkatan kapasitas produksi, jika permintaan membutuhkannya,” kata Presiden dan CEO Embraer Defense and Security Bosco da Costa Junior.
Menurutnya, kemitraan antara Saab dan Embraer memperkuat komitmen jangka panjang kami terhadap Amerika Latin.
“Bersama – sama, kami memperkuat kemampuan kami, mengamankan kapasitas tambahan untuk peluang bisnis di masa depan dan mengambil pendekatan yang berorientasi ke depan untuk mendukung kebutuhan pelanggan kami yang terus berkembang di seluruh wilayah,” jelas Presiden dan CEO Saab Micael Johansson.
Fasilitas Embraer di Gaviao Peixoto (GPX) telah memantapkan sebagai pusat industri strategis, yang dikenal karena kemampuan manufaktur canggihnya, tenaga kerja terampil, dan kapasitas produksinya.
Beroperasi sebagai bagian dari model produksi terintegrasi global yang menyatukan pemasok Brasil dan internasional, lokasi ini menunjukkan kekuatan kemitraan ini, sekaligus mendukung peningkatan output industri dan menciptakan peluang untuk pertumbuhan berkelanjutan dalam program kedirgantaraan berteknologi tinggi.
Dengan lebih dari satu dekade kolaborasi, kemitraan antara Embraer dan Saab telah menjadi contoh kuat inovasi, pengembangan industri dan pertukaran pengetahuan.
Melalui transfer teknologi komprehensif dan pelatihan kerja di bawah program Gripen saat ini untuk Angkatan Udara Brasil (FAB), para insinyur, pilot uji, teknisi, operator perakitan dan spesialis perawatan telah memenuhi syarat di Swedia.
Kerja sama ini telah memperkuat keahlian dan praktik terbaik di kedua belah pihak, dan menghasilkan manfaat jangka panjang bagi kedua perusahaan, berkontribusi pada pengembangan kemampuan industri yang maju dan peluang pertumbuhan jangka panjang. B



