
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubla Kemenhub) bersama United States Coast Guard (US Coast Guard) melaksanakan kunjungan keamanan pelabuhan (Port Visit) ke empat fasilitas pelabuhan di Batam, Kepulauan Riau.
Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau implementasi International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code sekaligus memperkuat kerja sama kedua negara dalam mendukung keamanan transportasi maritim internasional.
Kunjungan dilakukan pada empat fasilitas pelabuhan yang telah menerapkan standar keamanan ISPS Code, yaitu Terminal Ferry Internasional Sekupang, Terminal Khusus PT McDermott Indonesia, PT Nongsa Terminal Bahari, dan PT Sarana Citranusa Kabil.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran Triono mengatakan bahwa kegiatan port visit merupakan agenda yang secara berkala dilakukan oleh U.S. Coast Guard di sejumlah pelabuhan Indonesia untuk melihat konsistensi penerapan standar keamanan internasional pada fasilitas pelabuhan.
“Tahun ini, Batam mendapat kesempatan untuk menerima kunjungan dari US Coast Guard. Kegiatan ini menjadi momentum yang baik untuk saling berbagi pengalaman, meningkatkan pemahaman dan memperkuat implementasi ISPS Code di fasilitas pelabuhan,” jelasnya.
Menurut Triono, keempat fasilitas pelabuhan yang dikunjungi telah memperoleh Statement of Compliance of a Port Facility (SoCPF), yang menunjukkan bahwa sistem keamanan, peralatan dan sumber daya manusia yang dimiliki telah memenuhi standar internasional sesuai ketentuan ISPS Code.
Dia menekankan bahwa standar keamanan tersebut harus diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan sehingga menjadi bagian dari budaya kerja seluruh pihak yang beraktivitas di pelabuhan.
Dengan demikian, lanjutnya, kewaspadaan terhadap potensi ancaman dan gangguan keamanan dapat terus ditingkatkan.
“Konsistensi penerapan ISPS Code sangat penting untuk membangun budaya keamanan di lingkungan pelabuhan. Hal ini menjadi kunci dalam menjaga keamanan fasilitas pelabuhan, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas transportasi laut,” tutur Triono.
Sementara itu, delegasi US Coast Guard yang dipimpin oleh LCDR Nicole Emmons bersama para International Port Security Specialist melakukan observasi lapangan terhadap penerapan sistem keamanan di masing – masing fasilitas pelabuhan.
Hasil kunjungan tersebut selanjutnya akan menjadi bahan diskusi dan pertukaran informasi antara kedua pihak sebagai bagian dari upaya peningkatan keamanan maritim.
Melalui kolaborasi ini, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut berharap kerja sama dengan US Coast Guard dapat terus diperkuat guna mendukung penerapan standar keamanan pelabuhan yang berkelanjutan dan menjaga keamanan sistem transportasi maritim global. B



