PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports menegaskan keamanan dan keselamatan sebagai prioritas utama pelayanan publik di seluruh bandara yang dikelola, menyusul insiden perselisihan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Provinsi Banten.
“InJourney Airports senantiasa memprioritaskan keamanan, keselamatan serta pelayanan kepada pengguna jasa bandara dan penumpang pesawat,” kata Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim dalam keterangan di Jakarta.
Dia menjelaskan, guna menjaga sejumlah aspek penting tersebut, sejumlah personel ditempatkan di terminal penumpang pesawat termasuk Aviation Security (Avsec).
Menurut Arie, pada Senin (15/6) malam, petugas Avsec merespons cepat adanya kejadian perselisihan dua orang di area check in Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, yang memicu keributan dan berpotensi mengancam keamanan, serta keselamatan pengguna jasa bandara lainnya.
Sementara itu, Asst. Deputy Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta Yudistiawan menambahkan, petugas Avsec melakukan penanganan cepat sesuai standar operasional yang berlaku terhadap perselisihan tersebut.
Dia menuturkan, petugas bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian, mengendalikan situasi, memisahkan kedua pihak yang terlibat dan berkoordinasi dengan unsur terkait guna memastikan kondisi tetap aman, tertib, serta kondusif, tanpa mengganggu operasional bandara maupun kenyamanan pengguna jasa lainnya.
Selanjutnya, kedua pihak yang berselisih tersebut dibawa ke Pos Polisi Terminal 3 untuk dilakukan mediasi dan pemeriksaan lebih lanjut.
Menurutnya, berkat penanganan cepat petugas Avsec, situasi di area Terminal 3 terjaga aman, tertib dan kondusif.
“Operasional pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan normal tanpa adanya gangguan terhadap fasilitas maupun aktivitas penerbangan,” ujarnya.
Bandara Soekarno-Hatta berkomitmen untuk terus menjaga keamanan, keselamatan dan kenyamanan seluruh pengguna jasa melalui respons cepat, koordinasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan, serta penerapan prosedur keamanan sesuai standar yang berlaku. B




