Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melakukan peremajaan terhadap sebanyak 10 unit bus Trans Semarang sebagai upaya meningkatkan kualitas transportasi publik yang nyaman dan ramah lingkungan bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan transportasi publik yang nyaman dan ramah lingkungan bagi warga Kota Semarang,” kata Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti di Semarang.
Peremajaan armada Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang dilakukan untuk Koridor 4 yang melayani Terminal Cangkiran – Karangayu – Imam Bonjol – Halte Pemuda (Balaikota) – Halte Simpang Lima – Stasiun Tawang (pergi pulang/pp).
Dia menyebutkan, 10 unit bus didatangkan langsung untuk mendukung operasional di koridor tersebut, dengan karoseri New Armada.
Saat ini, lanjutnya, bus masih dalam proses pengiriman sebelum nantinya menjalani uji kelayakan operasional.
“Saat ini, unit bus masih dalam proses pengiriman dan akan dilakukan uji kelayakan untuk memastikan keamanan, kenyamanan, serta kesiapan operasional,” jelas Wali Kota.
Dia mengatakan bahwa uji teknis tersebut menjadi tahapan penting sebelum armada baru Trans Semarang resmi dioperasikan untuk melayani masyarakat.
Menurut Agustina, peremajaan armada tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan Trans Semarang secara keseluruhan.
“Dengan peremajaan armada ini, kami berharap layanan semakin optimal dan masyarakat semakin nyaman menggunakan transportasi publik,” ungkapnya.
Dia juga menegaskan akan terus mengembangkan sistem transportasi publik yang terintegrasi dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menciptakan mobilitas perkotaan yang lebih baik.
“Pengembangan transportasi publik akan terus kami lakukan agar semakin terintegrasi dan mendukung lingkungan yang lebih baik,” tuturnya. B




