InJourney Gelar GT World Challenge Asia 2026 di Sirkuit Mandalika

Kegiatan balap mobil GT World Challenge Asia 2025 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB). (dok. itdc)
Bagikan

PT InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menggelar Grand Tourer (GT) World Challenge Asia 2026 yang diselenggarakan di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat pada 1 – 3 Mei 2026.

Ajang balap mobil bergengsi tersebut akan menjadi seri ketiga dan keempat, menampilkan lebih dari 30 mobil GT3 dari berbagai negara, termasuk dari Indonesia yang diwakili oleh Sean Gelael.

InJourney mengharapkan kegiatan internasional ini dapat meningkatkan okupansi destinasi dan menggerakkan roda perekonomian daerah.

Menurut Direktur Komersial InJourney Veronica Sisilia, ITDC memiliki komitmen berkelanjutan dalam menghidupkan kawasan pariwisata dengan harapan penyelenggaraan kegiatan sport tourism ini memberi dampak ekonomi luas bagi masyarakat sekitar.

 

 

“Dalam menjalankan fungsi pengembangan destinasi, ITDC memiliki peran penting dalam menghidupkan kawasan pariwisata melalui berbagai upaya dan komitmen yang berkelanjutan,” ujarnya dalam konferensi pers di Gedung Sarinah, Jakarta.

Veronica menuturkan, event internasional menjadi penggerak utama dalam pengembangan destinasi yang dikelola InJourney, sekaligus untuk menarik lebih banyak wisatawan ke Mandalika sebagai destinasi sport and entertainment tourism.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar menilai, GT World Challenge 2026 akan semakin memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.

Selain itu, lanjutnya, ajang ini juga berfungsi sebagai strategi untuk menarik minat investor agar berinvestasi di kawasan tersebut.

Fajar mencontohkan, investasi dari Absolute Racing, perusahaan asal Singapura, yang telah membangun fasilitas Common Luxury Garage and Workshop di Mandalika.

“Ajang ini bukan hanya soal balap, tetapi juga membuka peluang investasi. Kami ingin mendorong lebih banyak investor untuk melihat potensi Mandalika,” ungkapnya.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menaruh perhatian serius terhadap pengembangan ekosistem industri olahraga, termasuk melalui ajang internasional. Kemenpora berharap kegiatan ini dapat membuat Indonesia semakin dikenal sebagai tuan rumah acara olahraga kelas dunia yang profesional dan berkelas. B

 

 

Komentar

Bagikan