
PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan seluruh pelanggan dalam kondisi selamat pada kejadian Kereta Api (KA) 174 Ciremai yang terdampak material longsoran di petak jalan Maswati – Sasaksaat (MSI – SKT) pada Selasa, 1 April 2026 pukul 14.53 WIB.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa material longsoran yang menutup jalur di Km 142+8/9 menyebabkan perjalanan KA 174 Ciremai mengalami gangguan operasional.
“Seluruh pelanggan dalam kondisi selamat. Tidak terdapat korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Petugas kami langsung melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan keselamatan tetap terjaga,” ujarnya.
Sebagai dampak dari kejadian di wilayah Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat ini, dia menambahkan, sejumlah perjalanan kereta api di lintas tersebut mengalami pengaturan operasional.
KAI melakukan langkah cepat melalui koordinasi lintas unit dan instansi terkait guna menjaga keselamatan perjalanan, serta meminimalkan dampak terhadap layanan.
Pada lokasi kejadian, petugas prasarana dan sarana KAI saat ini tengah melakukan penanganan intensif, termasuk evakuasi rangkaian, serta pembersihan jalur dari material longsoran agar jalur dapat segera dilalui kembali dengan aman.
“Kami fokus pada percepatan penanganan di lapangan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan. Seluruh proses dilakukan secara terukur agar operasional perjalanan dapat segera kembali normal,” tutur Anne.
KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengimbau pelanggan untuk memperhatikan informasi resmi yang terus diperbarui melalui kanal komunikasi KAI.
Keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan kereta api. B



