DAMRI Pastikan Armada dan Crew Siap Layani Pemudik Lebaran 2026

Para petugas DAMRI mempersiapkan perjalanan. (dok. damri.co.id)
Bagikan

Menyambut periode Angkutan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, DAMRI memastikan kesiapan operasional untuk melayani mobilitas masyarakat selama musim mudik Lebaran 2026.

Pada tahun ini, DAMRI menyiapkan sekitar 1.800 unit armada bus yang akan dioperasikan di berbagai layanan transportasi darat di seluruh Indonesia.

Jumlah armada tersebut meningkat dibandingkan periode Angkutan Lebaran tahun sebelumnya yang mengoperasikan sekitar 1.356 unit bus, atau mengalami peningkatan sekitar 33% untuk mengantisipasi tingginya mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

DAMRI juga memproyeksikan jumlah pelanggan pada Angkutan Lebaran 2026 mencapai sekitar 2,7 juta pelanggan, meningkat sekitar 34% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai 2,06 juta pelanggan.

Peningkatan ini sejalan dengan tren mobilitas masyarakat yang diperkirakan meningkat pada periode libur Idulfitri tahun 2026.

Menurut Head of Corporate Communication DAMRI P. Septian Adri S., mudik adalah perjalanan penting bagi masyarakat untuk kembali berkumpul dengan keluarga saat Lebaran.

Oleh karena itu, lanjutnya, DAMRI memastikan seluruh armada yang beroperasi telah melalui pemeriksaan menyeluruh dan para pengemudi berada dalam kondisi fit sebelum bertugas. “Keselamatan pemudik dan kru menjadi prioritas utama kami.”

Sebagai bagian dari kesiapan operasional, DAMRI telah melaksanakan ramp check armada secara menyeluruh sejak 13 Februari hingga 6 Maret 2026 di berbagai wilayah operasional guna memastikan seluruh kendaraan memenuhi standar keselamatan dan kelaikan operasional sebelum melayani masyarakat.

Dari sisi crew operasional, DAMRI juga menerapkan berbagai langkah untuk menjaga kondisi para kru, khususnya pengemudi.

Setiap pengemudi diwajibkan menjalani pemeriksaan kesehatan harian (fit to work) yang meliputi pengecekan tekanan darah, kondisi kelelahan, denyut nadi, kesehatan mata hingga suhu tubuh.

Selain itu, DAMRI juga menerapkan manajemen fatigue melalui pengaturan sistem kerja pengemudi serta penempatan dua pengemudi pada perjalanan jarak jauh di atas 450 kilometer guna menjaga keselamatan perjalanan.

Berdasarkan proyeksi pergerakan penumpang, DAMRI memperkirakan puncak arus mudik terjadi pada 17 Maret 2026, sedangkan puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 24 Maret 2026, dengan potensi lonjakan arus balik susulan pada 29 Maret 2026.

DAMRI juga memastikan ketersediaan tiket bagi masyarakat dengan menyiapkan lebih dari 220.000 tiket melalui berbagai kanal pemesanan resmi, termasuk DAMRI Apps dan situs damri.co.id dan melalui Online Travel Agent (OTA), sehingga masyarakat dapat merencanakan perjalanan mudik dengan lebih nyaman dan praktis.

“Melalui kesiapan operasional yang telah dipersiapkan, DAMRI berharap dapat memberikan layanan perjalanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman dan merayakan Idulfitri bersama keluarga,” tutur Septian. B

 

Komentar

Bagikan