InJourney dan Pandawara Group Bersihkan Pantai Kelan Bali

InJourney berkolaborasi dengan Pandawara Group melakukan aksi Beach Clean Up di Pantai Kelan, Bali. (dok. injourney)
Bagikan

PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, berkomitmen dalam mendorong pariwisata berkelanjutan melalui aksi Beach Clean Up di Pantai Kelan, Bali.

Berkolaborasi bersama Pandawara Group, InJourney mengajak masyarakat lintas sektor untuk bergotong royong meningkatkan kesadaran terhadap isu sampah dan pelestarian lingkungan sebagai fondasi keberlanjutan pariwisata Indonesia.

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari karyawan InJourney Group, Pemerintah Kabupaten Badung, Dinas Lingkungan Hidup Badung, Polres I Gusti Ngurah Rai, dan para pemangku kepentingan.

Selain itu, mitra bandara termasuk otoritas bandara, bea cukai, imigrasi, dan kekarantinaan hingga komunitas lokal, serta pelajar SD Negeri 3 Tuban.

Kolaborasi lintas elemen ini mencerminkan semangat gotong royong dalam menjaga destinasi wisata unggulan Bali.

Dalam aksi tersebut, para relawan berhasil mengumpulkan lebih dari 2,25 ton sampah, terdiri dari sekitar 2,1 ton sampah organik dan 153 kilogram sampah anorganik.

Upaya ini tidak hanya menciptakan lingkungan pantai yang lebih bersih dan nyaman, tetapi juga berkontribusi pada potensi reduksi emisi karbon hingga 0,87 ton CO₂e sebagai langkah nyata dalam menjaga kelestarian alam.

Pantai Kelan yang berlokasi sekitar lima kilometer di selatan landasan pacu Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dikenal sebagai destinasi favorit wisatawan untuk menikmati panorama matahari terbenam dengan latar aktivitas pesawat lepas landas dan mendarat.

Aksi Beach Clean Up ini merupakan bagian dari InJourney Green, program Corporate Social Responsibility (CSR) InJourney yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan pengelolaan pariwisata berkelanjutan dari hulu ke hilir.

Menurut Direktur SDM dan Digital InJourney Herdy Harman, Beach Clean Up Day menjadi wujud nyata komitmen InJourney dalam menjawab persoalan sampah yang bersifat sistemik.

“Melalui semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, kami percaya setiap elemen mulai dari pemerintah, pelaku industri, komunitas hingga masyarakat memiliki peran penting dalam menghadirkan solusi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Herdy menambahkan, kolaborasi dengan Pandawara Group telah dimulai sejak awal tahun, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-4 InJourney, dengan semangat Bersama Berkarya, Lestarikan Indonesia.

Rangkaian InJourney Green bersama Pandawara Group ke depan akan terus berlanjut melalui berbagai program antara lain edukasi pemilahan sampah, penguatan manajemen limbah hingga waste assessment di kawasan destinasi.

“Kegiatan ini tidak berhenti hari ini. Kami akan terus melakukan pemantauan dan aksi bersih-bersih secara rutin dan berkala agar kebersihan destinasi wisata tetap terjaga. Bali adalah wajah pariwisata Indonesia yang harus kita rawat bersama, tidak hanya untuk wisatawan saat ini, tetapi juga untuk generasi mendatang,” jelas Herdy.

Sementara itu, salah satu anggota Pandawara Group Gilang Rahma, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang terbangun.

“Kegiatan hari ini menunjukkan kekuatan kolaborasi lintas lapisan masyarakat. Kesadaran kolektif terhadap isu sampah semakin menguat dan menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan. Inisiatif seperti ini menegaskan langkah Indonesia menuju masa depan yang lebih asri, di mana pariwisata tumbuh selaras dengan alam,” katanya.

InJourney Group mengelola sejumlah aset strategis di Bali, antara lain Bandara I Gusti Ngurah Rai, kawasan pariwisata The Nusa Dua dan KEK Kesehatan The Sanur.

Melalui pengelolaan terintegrasi berbasis prinsip keberlanjutan, InJourney tidak hanya menjalankan fungsi operasional, tetapi juga memastikan setiap lini bisnis memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Selain melalui beach clean up, komitmen terhadap keberlanjutan juga ditunjukkan PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports sebagai pengelola 37 bandara, termasuk Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali melalui program Penanaman 1 Juta Pohon di lingkungan bandara sebagai bagian dari program InJourney Green.

Direktur Human Capital InJourney Airports Adi Nugroho mengatakan, InJourney Airports selalu mengedepankan nilai lingkungan di dalam menjalankan visi menjadi operator bandara kelas dunia yang menghubungkan traveler global dengan keramahan khas Indonesia.

“Program Penamanan 1 Juta Pohon yang diinisiasi InJourney Airports ini diharapkan juga dapat mendorong berbagai pihak untuk memiliki inisiatif yang sama untuk terus melestarikan lingkungan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Regional CEO Kantor Regional II PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Wahyudi menyatakan, pihaknya senantiasa berkomitmen untuk mendukung setiap program kegiatan dalam rangka mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan.

Menurutnya, pelaksanaan Beach Clean Up ini merupakan wujud nyata upaya Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali sebagai bagian dari komitmen untuk menjaga lingkungan secara berkelanjutan dan berkesinambungan.

“Sebelumnya kami juga telah menggelar aksi pelepasan tukik dan penyu di Pantai Kelan pada Agustus 2025, serta program penanaman 30.000 pohon pada akhir Desember 2025,” kata Wahyudi. B

 

Komentar

Bagikan