Ibadah Umrah dengan Lion Air dari Bandara Kualanamu ke Internasional King Abdul Aziz Jeddah

Bandara Kualanamu Medan, Sumatra Utara. (dok. angkasapura)
Bagikan

Maskapai Lion Air mengumumkan peluncuran layanan penerbangan langsung umrah dari Bandar Udara (Bandara) Internasional Kualanamu, Medan (KNO) menuju Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah (JED), Arab Saudi mulai 13 Juli 2025.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Lion Air untuk menghadirkan kemudahan, kenyamanan dan kecepatan dalam perjalanan ibadah ke tanah suci dengan cara berkala sesuai program keberangkatan dari mitra biro perjalanan umrah.

Lion Air menerbangkan jemaah umrah dari Medan dengan menggunakan pesawat berbadan lebar Airbus A330-300 dan Airbus A330-900NEO berkapasitas hingga 436 kursi kelas ekonomi, kabin luas, kursi ergonomis, dan serta hiburan yang mendukung perjalanan jauh.

Jadwal penerbangan perdana untuk jemaah umrah dari Bandara Kualanamu Medan pada 13 Juli 2025, dengan program 12 hari berangkat pukul 12.40 WIB dan tiba di Jeddah pukul 17.30 waktu setempat.

Terjadwal 15 Juli 2025, dengan program 13 hari, berangkat pukul 12.40 WIB, tiba di Jeddah pukul 17.30 waktu setempat, sedangkan pada 17 Juli 2025, untuk program 13 hari, dengan berangkat pukul 15.40 WIB dan tiba di Jeddah pukul 20.30 waktu setempat.

Bagi setiap jemaah umrah akan mendapatkan bagasi gratis 30 kg, bagasi kabin 7 kg dan air zamzam sebanyak 5 liter, yang dibagikan saat kepulangan dari Arab Saudi.

Fasilitas tersebut memberikan keleluasaan dalam membawa perlengkapan ibadah, pakaian hingga oleh – oleh dari tanah suci.

Keberadaan rute langsung dari Medan ini memberikan nilai lebih bagi masyarakat Sumatra Utara dan sekitarnya, karena tidak perlu lagi melakukan perjalanan ke kota lain untuk berangkat umrah.

Selain itu, rute ini juga memperkuat peran Bandara Kualanamu sebagai salah satu gerbang utama perjalanan ibadah internasional dari Indonesia bagian Barat Pulau Sumatra.

Namun, agar perjalanan berjalan lancar dan aman, manajemen maskapai Lion Air mengimbau seluruh jemaah untuk memperhatikan sejumah ketentuan sebagai berikut:

  • Barang berharga, seperti paspor, uang dan dokumen penting wajib dibawa dalam tas kabin.
  • Powerbank hanya diperbolehkan di kabindengan kapasitas 100 Wh hingga 160 Wh dan tidak boleh digunakan selama penerbangan.
  • Dilarang membawa benda tajam, cairan lebih dari 100 ml dan bahan mudah terbakar dalam
  • Labeli koper dan tas dengan nama dan nomor kontakuntuk memudahkan identifikasi.

Maskapai Lion Air juga mengingatkan agar pemesanan dilakukan melalui biro perjalanan umrah resmi yang telah bekerja sama dengan manajemen guna menghindari penipuan dan menjamin kenyamanan ibadah dari awal hingga kepulangan. B

Komentar

Bagikan