Wali Kota Tomohon Terima Penghargaan Pembina K3

Wali Kota Tomohon Caroll Senduk menerima penghargaan pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dari Wakil Gubernur (Wagub) Sulut Steven Kandouw. (dok. istimewa)

Wali Kota Tomohon Caroll Senduk menerima penghargaan pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dari Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulawesi Utara.

Piagam penghargaan diserahkan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandou dalam apel peringatan Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja tingkat Provinsi Sulawesi Utara di Lapangan PT Pertamina Geothermal Energi (PGE) Lahendong, Kota Tomohon, baru-baru ini.

“12 Januari sampai 12 Februari 2024, kita dapat memperingati Bulan K3 Nasional yang diselenggarakan serentak di seluruh tanah air dengan mengusung tema Budayakan K3, Sehat dan Selamat dalam Bekerja, Terjaga Keberlangsungan Usaha,” kata Steven Kandou saat membacakan sambutan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.

Menurut arahan Menteri Ketenagakerjaan di Bulan K3 harus diseriusi, karena sampai tahun 2023 kecelakaan tenaga kerja masih tinggi secara nasional.

Baca juga :   Kepala Bandara Toraja, Rasidin; Kado Jelang Pensiun

Untuk itu, lanjutnya, harus ada keseriusan dan komitmen bersama untuk mencegah kecelakaan tenaga kerja.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menghimbau kepada pelaku usaha dan industri untuk memperhatikan K3 pekerja supaya terhindar dari kecelakaan kerja. Butuh kerja humanis dalam melindungi para pekerja,” katanya.

Pembangunan ekosistem ketenagakerjaan yang unggul, tidak hanya mengusung penyusunan regulasi yang baik di bidang ketenagakerjaan, namun yang tidak kalah penting adalah meningkatkan pemahaman dan kesadaran kepada seluruh pihak dalam menerapkan norma ketenagakerjaan.

“Salah satu kunci penting dari pembangunan ekosistem ketenagakerjaan yang unggul adalah dengan membangun budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang baik,” jelas Wagub.

Dengan adanya budaya K3 yang unggul, maka angka kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja dapat ditekan yang akhirnya mampu meningkatkan produktivitas kerja.

Baca juga :   Kemenparekraf Hadirkan 24 UMKM dan 30 Industri Non UMKM di IWTCF 2022

Keberhasilan program K3 akan menekan kerugian, meningkatkan kualitas hidup dan indeks pembangunan manusia, sangat membantu menunjang pembangunan nasional, peningkatan daya saing nasional untuk mencapai pembangunan daya saing nasional di era global.

Di tingkat internasional, Indonesia telah membuat komitmen yang sangat kuat untuk mewujudkan pekerjaan layak dan memainkan peranan penting guna memastikan bahwa persoalan ketenagakerjaan dan tenaga kerja dimasukkan dalam Sustainable Development Goals (SDGs).

Selesai apel dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada Wali Kota dan Bupati, serta perusahaan yang dinilai tidak ada kecelakaan kerja.

Wakil Gubernur, Wali Kota Tomohon dan Kepala PGE Lahendong melakukan penanaman pohon di halaman tempat kegiatan apel. B

Komentar