Volume Penumpang KA Melonjak 44% Saat Long Weekend

Penumpang di stasiun menunggu kedatangan kereta api. (dok. kai.id)

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat terdapat peningkatan yang signifikan pada volume penumpang memasuki long weekend atau libur panjang Isra Mikraj dan Cuti Bersama Imlek.

Berdasarkan data pada Rabu (7/2/2024) pagi, sebanyak 145.355 tiket kereta api telah terjual, meningkat 44% dibandingkan dengan Rabu pekan sebelumnya (31 Januari) sebanyak 100.640 penumpang.

Angka penjualan tiket ini akan terus meningkat, karena penjualan masih berlangsung.

Adapun total tiket yang terjual sejauh ini untuk periode long weekend Isra Mikraj dan Imlek, Selasa (6 Februari) hingga Minggu (11 Februari), yaitu sebanyak 680.542 tiket atau rata-rata 113.424 tiket per hari.

“Jumlah tersebut 79% dari total keseluruhan tiket KA yang disediakan sebanyak 859.681 tiket,” kata Vice President Public Relations KAI Joni Martinus.

Rute favorit masyarakat pada periode long weekend tersebut adalah Jakarta – Surabaya pergi pulang (pp), Jakarta – Solo pp, Yogyakarta – Banyuwangi pp, Bandung – Blitar pp, Surabaya – Banyuwangi pp, dan relasi lainnya.

Baca juga :   Menhub Pastikan Arus Penumpang Pelayaran Libur Imlek di Tanjung Pinang Berjalan Lancar

Selain itu, Joni mengingatkan kembali ketentuan bagasi bagi pelanggan kereta api.

Pelanggan diperbolehkan membawa bagasi tanpa dikenakan bea dengan berat maksimum 20 kg dan volume maksimum 100 dm3 dengan dimensi maksimal 70 cm x 48 cm x 30 cm dan sebanyak-banyaknya terdiri dari 4 koli (item bagasi).

Jika saat boarding di stasiun, pelanggan diketahui membawa bagasi yang melebihi ketentuan tersebut, maka akan dikenakan bea sebesar Rp10.000/kg untuk kelas eksekutif, Rp6.000/kg untuk kelas bisnis dan Rp2.000/kg untuk kelas ekonomi.

Barang bawaan pelanggan dapat diletakkan pada rak bagasi di atas tempat duduk atau diletakkan di tempat lain yang tidak mengganggu atau membahayakan pelanggan lainnya dan yang tidak menimbulkan kerusakan pada kereta.

Batas barang bagasi yang berbayar yaitu dengan berat di atas 20 kg hingga maksimal 40 kg dan untuk volume di atas 100 dm3 (70 cm x 48 cm x 30 cm) hingga maksimal 200 dm3 (70 cm x 48 cm x 60 cm).

Baca juga :   Kesiapan Jalan Tol Dan Jalan Nasional Untuk Mudik Lebaran 2022

“Barang bawaan di atas ketentuan tersebut tidak diperkenankan dibawa ke dalam kabin kereta penumpang dan disarankan untuk mengangkut barangnya dengan menggunakan jasa ekspedisi kereta api, seperti KAI Logistik,” jelas Joni.

Sementara itu, barang-barang yang tidak diperbolehkan dibawa sebagai bagasi meliputi binatang, narkotika psikotropika dan zat adiktif lainnya, senjata api/tajam, benda yang mudah terbakar/meledak dan benda yang berbau busuk/amis atau benda yang karena sifatnya dapat mengganggu/merusak kesehatan, serta mengganggu kenyamanan penumpang lainnya.

Selain itu, barang yang dilarang oleh peraturan perundang-undangan, dan barang lainnya yang menurut pertimbangan petugas boarding tidak pantas diangkut sebagai bagasi, karena keadaan dan besarnya tidak pantas diangkut sebagai bagasi.

“Kami berkomitmen memastikan perjalanan kereta api, khususnya di momen long weekend ini dapat berjalan dengan selamat, aman, lancar, tertib, dan terkendali,” ungkap Joni. B

 

Komentar