Tugas Kabandara Dobo Indriawan Jadi Amanah yang Harus Dinikmati

Kepala Bandara (Kabandara) Rar Gwamar Dobo Indrawan. (dok. istimewa)

Menjalani tugas dimanapun dilakukan Indriawan dengan enjoy. Demikian juga ketika harus bertugas di daerah Kepulauan Aru, Provinsi Maluku, tepatnya di Kota Dobo, Pulau Warmar, yang menjadi salah satu pulau kecil dan terpisah dari pulau-pulau besar.

“Bagi saya, semua yang terjadi dalam hidup, saya nikmati. Mau bertugas dimanapun, tetap dinikmati, apalagi masyarakat Papua dan Maluku sangat menyenangkan,” kata Kepala Bandara (Kabandara) Rar Gwamar Dobo Indrawan.

Menurut Indrawan, jalur transportasi ke Dobo menuju Ambon jika menggunakan kapal laut, akan memakan waktu hampir tiga hari perjalanan.

“Karena rute perjalanan selain melalui jalur udara membutuhkan waktu yang relatif lama, maka moda pesawat merupakan pilihan paling tepat untuk singgah di Dobo,” jelas lulusan Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug tahun 1996 ini.

Baca juga :   AP II Kenalkan Konsep Indonesia Aviaconomics
Bandara Rar Gwamar Dobo di Kepulauan Aru, Provinsi Maluku. (dok. istimewa)

Pertama kali bertugas, Indrawan yang sudah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) selama 27 tahun ini bertugas di Bandara Torea Fak-Fak, Papua Barat, lalu sebagai Kasie Keamanan di Bandara Sentani Papua.

Kemudian, dia kembali lagi bertugas di Bandara Torea Fak-Fak sebagai Kabandara dan berpindah tugas ke Bandara Dobo.

Keindahan Kepulauan Aru juga menjadi salah satu yang harus dinikmati, karena ada beberapa destinasi wisata yang indah, seperti Pantai Liang yang bisa untuk kegiatan berenang, snorkeling, diving dan juga memancing. B

 

 

Komentar