PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mencatat lonjakan signifikan jumlah pelanggan pada periode libur Hari Raya Lebaran 2026.
Puncaknya terjadi pada 22 Maret 2026 dengan total 697.519 pelanggan dalam satu hari, meningkat tajam dibandingkan hari sebelumnya yang tercatat sebanyak 438.028 pelanggan.
Secara kumulatif, dalam dua hari (21 – 22 Maret 2026), Transjakarta telah melayani sebanyak 1.135.547 pelanggan.
Lonjakan ini sejalan dengan antusiasme masyarakat yang merayakan Lebaran 2026 di Jakarta dalam memanfaatkan kebijakan Tarif Khusus Rp1 yang diberlakukan tepat pada 21 – 22 Maret 2026.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani menjelaskan, peningkatan ini mencerminkan tingginya mobilitas warga dan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik di Jakarta.
“Lonjakan ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin mengandalkan transportasi publik untuk bermobilitas di momen penting, seperti silaturahmi maupun berwisata saat Lebaran. Kebijakan tarif Rp1 pada 21 – 22 Maret oleh Pemprov Jakarta yang merupakan bentuk apresiasi agar masyarakat yang merayakan Lebaran di Jakarta dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman dan sangat terjangkau,” ujarnya.
Kepadatan pelanggan terfokus pada beberapa halte strategis yang menjadi akses menuju kawasan wisata dan rute penghubung wilayah penyangga:
Halte/Koridor BRT Terpopuler:
- Bundaran HI Astra: 8.910 pelanggan.
- Ragunan: 8.075 pelanggan.
- Juanda: 6.842 pelanggan.
- Blok M: 6.537 pelanggan.
- Kalideres: 5.590 pelanggan.
Rute Non-BRT (Bus Dalam Kota) Terpopuler:
- Bogor – Blok M: 7.047 pelanggan.
- Pantai Maju – Balai Kota: 6.046 pelanggan.
- Poris Plawad – Petamburan: 5.798 pelanggan.
- PIK 2 – Blok M: 4.917 pelanggan.
- Ciputat – CSW: 4.595 pelanggan.
“Fokus kami bukan hanya menambah kapasitas, melainkan memastikan pengalaman pelanggan tetap aman dan nyaman di tengah antusiasme yang luar biasa ini,” tutur Ayu. B




