
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) melalui Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal menyelenggarakan Upacara Pelantikan dan Wisuda Perwira Transportasi Transportasi Darat Tahun Akademik 2024/2025 di Kampus PKTJ Tegal pada Kamis (28/8/2025).
Dengan mengusung tema Penguatan Kampus Vokasi PKTJ Hebat untuk Indonesia Maju, acara ini menegaskan pentingnya peran pendidikan vokasi dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) transportasi jalan yang handal di tengah perkembangan teknologi transportasi modern.
Sekretaris BPSDMP Capt. Wisnu Handoko dalam sambutannya menuturkan bahwa sektor transportasi jalan masih menghadapi tantangan serius.
Mulai dari tingginya angka kecelakaan lalu lintas, pertumbuhan kendaraan yang melampaui kapasitas jalan, hingga besarnya emisi dari kendaraan berbahan bakar fosil.
Menurutnya, semua persoalan tersebut hanya bisa diatasi dengan hadirnya SDM yang unggul dan adaptif terhadap teknologi baru.
“Kalian harus siap menghadapi era kendaraan listrik dan sistem transportasi cerdas. Lulusan PKTJ bukan hanya pekerja terampil, tetapi juga pemimpin muda yang berintegritas, mampu menjadi problem solver dan siap membawa perubahan positif bagi masyarakat,” tuturnya.
Lebih lanjut Dirjen Aan menyampaikan bahwa kampus vokasi memiliki peran strategis dalam mencetak tenaga profesional yang siap menghadapi tantangan tersebut.
“Kampus harus menjadi tempat mahasiswa ditempa keterampilan teknis, disiplin, integritas, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial. Lulusan PKTJ diharapkan tidak hanya siap bekerja, tetapi juga siap menghadapi tantangan masa depan transportasi yang kian kompleks,” ungkapnya.
Dia berpesan agar para lulusan senantiasa menjunjung nilai – nilai BPSDM Perhubungan PROPRESTASI sebagai pedoman dalam pengabdian.
“Dengan berpegang teguh pada nilai – nilai Problem Solver, Responsif, Oriented to Goal, Professional, Reform, Ethic, Sustainable, Transform, Attitude, Standard of Globalization, dan Integrity, kalian tidak hanya akan menjadi tenaga ahli, tetapi juga perwira transportasi yang berkarakter dan berintegritas,” jelasnya.
Menutup sambutannya, Dirjen Aan kembali mengingatkan pentingnya kesiapan menghadapi perubahan besar di sektor transportasi, karena era teknologi transportasi terus berkembang pesat.
“Jadi, para lulusan harus siap menghadapi era kendaraan listrik dan sistem transportasi cerdas, inilah masa depan transportasi yang akan menentukan keberlanjutan Indonesia,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur PKTJ Tegal Bambang Istiyantomelaporkan bahwa upacara pelantikan ini diikuti sebanyak 304 lulusan, yang terdiri dari Program Sarjana Terapan Rekayasa Sistem Transportasi Jalan Angkatan sebanyak 112 lulusan.
Selain itu, Program Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Otomotif sebanyak 87 lulusan dan Program Diploma 3 Teknologi Otomotif sebanyak 105 lulusan. B