Sarana dan Prasarana Pelabuhan Dalam Kondisi Baik dan Aman Pasca Gempa M 7,5 di Maluku

Pelabuhan Tobelo di Provinsi Maluku Utara. (dok. youtubeditjenbubla)

Usai terjadinya bencana alam gempa bumi Magnitudo (M)7,5 di Maluku yang terjadi hari ini (10/1) dini hari tadi, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) memastikan sarana dan prasarana, serta fasilitas pelabuhan yang ada di wilayah Maluku dalam kondisi baik dan aman.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) Kemenhub) Arif Toha menyatakan, selain pelabuhan, Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) juga dalam kondisi baik.

“Pasca gempa bumi, berdasarkan laporan yang diterima dari para kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) di wilayah Maluku, pelabuhan dan SBNP yang ada di Maluku dalam keadaan baik dan aman,” ujarnya, Selasa (10/1/2022).

Dirjen Arif meminta agar jajarannya di lokasi yang terkena gempa untuk tetap waspada dan siaga terhadap gempa susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu dan menginstruksikan untuk terus melakukan pengawasan dan pengecekan jika ditemukan adanya kerusakan pasca gempa bumi di pelabuhan.

Baca juga :   Cuaca Ekstrem Mengintai Sektor Transportasi

“Saya minta kepada seluruh kepala UPT yang ada di Maluku untuk terus waspada dan siaga kedepannya, selain itu harus siap membantu jika fasilitas pelabuhan dibutuhkan untuk proses evakuasi atau penyaluran bantuan,” ungkapnya.

Disaat yang sama, Dirjen Arif menambahkan, saat ini pelayanan transportasi laut juga berjalan normal, tapi para petugas harus tetap waspada dan tetap mengutamakan keselamatan pelayaran.

“Untuk pelayanan transportasi laut berjalan dengan normal, akan tetapi saya meminta kepada seluruh petugas yang bekerja agar tetap selalu waspada dan siaga serta tetap mengutamakan keselamatan dalam pelayaran,” tuturnya.

Lebih lanjut Arif mengatakan, kepada kepala UPT di wilayah Maluku untuk dapat menginformasikan kondisi terkini secara berkala dan berkoordinasi dengan stakeholders terkait di Maluku agar dapat bergerak cepat serta mengantisipasi sesuatu hal yang tidak diinginkan.

Baca juga :   DJKA Dorong Penggunaan Transportasi Massal Dengan Kucurkan Subsidi Lebih Dari Rp2,5 Triliun

Sebagai informasi, UPT Ditjen Perhubungan Laut di wilayah Maluku berjumlah 16 UPT dan Maluku Utara sebanyak 10 UPT.

Adapun sesuai Keputusan Menteri Perhubungan KP. 432 tahun 2017 tentang Rencana Induk Pelabuhan Nasional, total pelabuhan yang ada di wilayah Maluku sebanyak 68 pelabuhan dan wilayah Maluku Utara sebanyak 60 pelabuhan. B

 

 

Komentar