Runway Bandara Sanggu Buntok Akan Diperpanjang

Bandara Sanggu Buntok,Kalimantan Tengah. (Bandara)
Bagikan

Kementerian Perhubungan akan memperpanjang landasan pacu Bandara Sanggu Buntok menjadi sepanjang 1.450 meter x 30 meter.

Bandara yang terletak di Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah ini nantinya akan mampu menampung pesawat berbadan besar jenis ATR 72 dan Hercules C-130 dengan perpanjangan runway yang ada.

Nantinya, landasan pacu ini akan memperluas jangkauan pelayanan dari yang saat ini melayani tiga kabupaten, yakni Kabupaten Barito Selatan, Kabupaten Barito Timur, serta Kabupaten Kapuas.

Saat ini, Bandara Sanggu Buntok memiliki panjang landasan pacu 750 meter x 23 meter, sehingga hanya bisa melayani pesawat Grand Caravan 208.

Adapun maskapai yang beroperasi hanya Susi Air dengan rute Banjarmasin-Buntok.

Baca juga :   'Saturasi Oksigen' Aviasi Indonesia Menurun Terdampak Regulasi yang Kerap Berubah

Kepala Bandara Sanggu Buntok Agus Priyatmono menjelaskan, pengembangan bandara ini diharapkan mendukung kegiatan perekonomian, perdagangan, dan peningkatan wilayah wisata di sekitarnya.

Hal itu dikarenakan moda transportasi menjadi penting bagi Indonesia, karena cepat dan punya nilai ekonomi yang tinggi bagi wilayah, sehingga diharapkan menjadi pilihan bagi masyarakat Indonesia untuk bertransportasi.

“Rencana pengembangan Bandara Sanggu Buntok akan dibiayai secara kolaboratif antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan. Jadi memang didukung penuh oleh pusat maupun pemkab,” ujar Agus.

Dia menceritakan bahwa Kementerian Perhubungan telah mempersiapkan dana untuk penimbunan dan persiapan konstruksi runway.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyiapkan lahan seluas 20 hektare untuk pengembangan bandara.

Baca juga :   Bandara Muara Bungo; Bangun Optimisme Di Tengah Pandemi

“Pemkab Barito Selatan memiliki tujuan bersama-sama untuk memberikan kontribusi positif untuk membangun Bandara Sanggu Buntok. Mengingat melalui kontribusi daerah, maka pembangunan dan pengembangan bandara menjadi lebih cepat,” lanjut Agus.

Selain itu, bandara Kelas III yang dikelola oleh Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) ini juga dipersiapkan untuk bandara pengumpan tiga Kabupaten di Barito Selatan, Barito Timur, dan Kapuas. B

Komentar

Bagikan