Promo tiket Whoosh terbaru hadir dengan masa berlaku yang cukup panjang, yakni hingga 31 Mei 2026.
Program diskon ini diluncurkan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin merencanakan perjalanan pascalibur panjang Tahun Baru Imlek.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) telah menjalin kolaborasi strategis dengan platform perjalanan Trip.com, untuk menyediakan akses pembelian tiket yang lebih terjangkau dan praktis.
Kemitraan yang mulai berlaku sejak 12 Februari 2026 memungkinkan penumpang mendapatkan diskon sebesar 3%.
Meski persentasenya terlihat sederhana, potongan harga yang diberikan bisa mencapai maksimal Rp100.000 untuk setiap transaksi pemesanan.
Untuk menikmati promo ini, penumpang hanya perlu memenuhi syarat minimum transaksi sebesar Rp150.000.
Program ini sengaja dirancang agar mencakup berbagai kelas perjalanan yang tersedia pada layanan Kereta Cepat Whoosh.
Cara klaim adalan dengan memasukkan kode promo khusus 3WHOOSH saat melakukan proses pembayaran di aplikasi atau situs Trip.com.
Dengan kode tersebut, sistem akan secara otomatis memotong biaya perjalanan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Namun, masyarakat diimbau untuk bergerak cepat, karena kupon diskon ini dirilis setiap Senin dengan jumlah yang terbatas.
Siapa yang lebih cepat melakukan pemesanan, maka berpeluang besar mendapatkan penghematan maksimal untuk perjalanan Jakarta – Bandung.
Menurut General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa, inisiatif ini merupakan langkah nyata perusahaan dalam memperkuat ekosistem digital.
Dia menyatakan, aksesibilitas tiket kini menjadi prioritas utama untuk menjaga minat masyarakat.
“Fokus kami saat ini adalah memperluas kanal digital agar masyarakat lebih mudah merencanakan perjalanan, bahkan sejak hari terakhir liburan mereka. Kerja sama dengan Trip.com membuka pintu lebih lebar bagi siapa saja untuk mengakses layanan kami,” jelasnya.
Eva menegaskan, penambahan kanal distribusi melalui Trip.com juga bertujuan menarik minat wisatawan mancanegara.
Mengingat platform tersebut memiliki basis pengguna global yang besar, Whoosh diharapkan menjadi pilihan utama turis asing saat berkunjung ke Indonesia.
Hingga memasuki awal tahun 2026, tren pembelian tiket Whoosh memang menunjukkan pergeseran perilaku konsumen yang signifikan.
Berdasarkan data internal perusahaan, sekitar 80% transaksi kini dilakukan melalui kanal digital atau daring.
Sebaliknya, pembelian tiket secara luring atau melalui loket fisik di stasiun dan mesin tiket hanya tersisa sekitar 20% saja.
Hal ini membuktikan bahwa masyarakat sudah sangat terbiasa dengan kemudahan transaksi paperless yang lebih efisien.
Sistem pembelian daring dinilai jauh lebih praktis karena memungkinkan penumpang memantau ketersediaan kursi secara real time.
Selain itu, proses pembayaran yang instan dan fitur perubahan jadwal yang mudah menjadi alasan utama tingginya minat pada kanal digital.
Selain melalui Trip.com, masyarakat tetap dapat memesan tiket melalui berbagai platform mitra resmi lainnya.
Beberapa di antaranya meliputi aplikasi Whoosh, situs ticket.kcic.co.id, Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, Wondr by BNI, Traveloka hingga Tiket.com.
Strategi perluasan distribusi digital ini diprediksi akan terus berlanjut sepanjang tahun 2026.
KCIC berkomitmen untuk selalu hadir di setiap platform yang menjadi pilihan favorit masyarakat dalam bertransaksi.
Ke depan, integrasi sistem distribusi tiket yang berbasis digital diharapkan dapat mendukung peningkatan mobilitas masyarakat secara nasional, terutama sangat krusial saat memasuki periode long weekend maupun musim liburan panjang lainnya.
“KCIC akan terus mengembangkan sistem distribusi tiket yang semakin terintegrasi guna mendukung peningkatan volume penumpang dan memastikan layanan Whoosh selalu menjadi solusi mobilitas utama yang nyaman,” jelas Eva. B




