Pemprov Jabar Siapkan Rp8 Triliun untuk Jalur Kereta Jakarta – Pangandaran via Bandung

Stasiun Banjar di Jawa Barat. (dok. istimewa)
Bagikan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) tengah menyiapkan proyek besar di sektor transportasi.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengungkapkan, pihaknya akan membangun jalur kereta api baru yang menghubungkan Jakarta – Bandung – Banjar – Pangandaran.

Proyek ini ditargetkan mulai dikerjakan secara bertahap pada tahun 2027 hingga tahun 2029 dengan anggaran Rp8 triliun yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat.

“Pembangunan ini bukan sekadar proyek transportasi, melainkan juga investasi untuk pemerataan ekonomi wilayah selatan Jawa Barat,” ujar Gubernur Dedi kepada media.

Menurutnya, proyek tersebut akan dilakukan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui skema investasi bersama.

Pemerintah daerah, dia menambahkan, akan berinvestasi dalam pembangunan rel, sistem sinyal dan modifikasi kereta api.

“APBD kami sanggup untuk tiga tahun. Nilainya sebanding dengan dua tahun anggaran untuk pembangunan jalan,” jelasnya.

Dedi menjelaskan, salah satu tujuan utama pembangunan jalur kereta ini adalah mempersingkat waktu tempuh dari Jakarta menuju Pangandaran yang selama ini memakan waktu cukup lama.

“Rata – rata perjalanan dari Jakarta ke Bandung 1,5 jam, dari Bandung ke Banjar sekitar 4 jam dan dari Banjar ke Pangandaran 30 menit. Nantinya, jalur ini bisa disesuaikan tergantung kebutuhan,” ungkapnya.

Menariknya, kata Gubernur Dedi, perjalanan dari Jakarta ke Bandung akan tetap mempertahankan karakter wisata alamnya.

“Kenapa 1,5 jam? Karena sayang kalau perjalanan pendek, padahal pemandangan antara Jakarta dan Bandung itu luar biasa, tapi kalau untuk rombongan, misalnya 600 orang, bisa dilakukan setting satu jam juga,” tuturnya.

Gubernur menekankan bahwa proyek ini akan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi di sepanjang jalur Bandung, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar hingga Pangandaran.

“Ini akan membuka konektivitas baru, memperlancar mobilitas barang dan orang, dan tentu mempercepat pertumbuhan ekonomi di selatan Jawa Barat,” katanya.

Selain itu, Pemprov Jabar juga berencana merenovasi Stasiun Bandung agar menjadi kawasan yang lebih tertata. “Karena stasiun itu heritage, jadi kami jaga nilai sejarahnya, tapi parkir kendaraan nanti tidak lagi di depan stasiun.” B

 

Komentar

Bagikan