Pemerintah Tutup Posko Angkutan Nataru 2025/2026

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi (kiri) dan Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Suntana saat Penutupan Posko Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jakarta. (dok. youtubekemenhub)
Bagikan

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menutup Posko Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026), yang menandai berakhirnya rangkaian pengamanan dan pelayanan transportasi selama periode libur akhir tahun yang dinilai lancar dan terkendali.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menjelaskan, penyelenggaraan transportasi Nataru 2025/2026 berlangsung tanpa gangguan ekstrem yang berarti, baik dari sisi keselamatan maupun kelancaran arus pergerakan masyarakat.

Alhamdulillah pelaksanaan transportasi Nataru 2025/2026 berjalan dengan baik, lancar, dan tidak banyak hal – hal yang terlalu ekstrem atau mengganggu kelancaran,” katanya kepada media usai penutupan Posko Nataru 2025/2026 di Kantor Kemenhub, Jakarta pada Senin (5/1/2026).

Menhub menuturkan, Posko Nataru menjadi wujud sinergi lintas sektor antara kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, BUMN, operator transportasi hingga seluruh pemangku kepentingan terkait.

“Posko ini merupakan gambaran sinergi yang sangat baik. Semua stakeholder bekerja bersama menghadirkan negara dalam penyelenggaraan Nataru,” jelasnya.

Keberhasilan pengelolaan transportasi selama libur Nataru 2025/2026 akan dijadikan referensi penting dalam menghadapi penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026 yang waktunya relatif berdekatan.

“Nataru 2025/2026 ini menjadi pelajaran dan referensi untuk penyelenggaraan angkutan Lebaran. Kami harus menyiapkan lebih awal, berkoordinasi lebih solid sejak dini,” tutur Menhub.

Dia mengatakan, pergerakan masyarakat selama libur Nataru 2025/2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Berdasarkan data yang disampaikan Kemenhub, volume pergerakan masyarakat selama libur Nataru 2025/2026 mencapai sekitar 110 juta orang, naik dibandingkan periode Nataru 2024/2025, yang sekitar 90 juta orang.

“Terjadi peningkatan pergerakan masyarakat pada Nataru tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, secara umum penyelenggaraan transportasi tetap berjalan lancar dan terkendali,” ungkap Menhub.

Dia menyebutkan, peningkatan mobilitas tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam evaluasi penyelenggaraan Angkutan Nataru 2025/2026, sekaligus akan menjadi bahan referensi dalam menyiapkan kebijakan transportasi pada angkutan Lebaran 2026. B

 

Komentar

Bagikan