Menhub Resmikan Stasiun Jatake

Peresmian Stasiun Jatake yang berlokasi di Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten. (dok. istimewa)
Bagikan

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meresmikan Stasiun Kereta Jatake yang berlokasi di Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten pada Rabu (28/1/2025).

Peresmian tersebut menandai hadirnya simpul transportasi baru pada lintas Tanah Abang – Rangkasbitung untuk mendukung mobilitas masyarakat kawasan perkotaan.

“Stasiun Jatake dibangun untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus tumbuh dan meningkatnya kebutuhan transportasi publik seiring pengembangan kawasan Serpong, BSD dan sekitarnya,” ujar Menhub.

Kehadiran stasiun ini diharapkan dapat mengurangi beban Stasiun Rawabuntu dan Cisauk yang selama ini mengalami lonjakan penumpang harian.

Kehadiran Stasiun Jatake memperpendek akses dari kantong – kantong permukiman dan kegiatan di Pagedangan dan sekitarnya, sehingga mendukung kelancaran aktivitas perdagangan dan produktivitas ekonomi harian.

Bagi pekerja formal, Stasiun Jatake memperkuat pilihan tinggal di kawasan hunian penyangga yang lebih terjangkau dibandingkan pusat kota Jakarta, tanpa mengorbankan kepastian perjalanan.

Kapasitas layanan Stasiun Jatake saat ini bisa melayani 20.000 penumpang per harinya.

Pembangunan Stasiun Jatake dilaksanakan melalui skema kolaborasi antara pemerintah, BUMN, pemerintah daerah, dan badan usaha swasta tanpa menggunakan dana APBN.

Proyek ini menggunakan skema pembiayaan kreatif kerja sama antara PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT Bumi Serpong Damai Tbk.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, sehingga pembangunan Stasiun Jatake dapat terwujud tanpa menggunakan dana APBN, dengan melalui skema kolaborasi yang sehat dan saling menguatkan,” jelas Menhub.

Peresmian Stasiun Jatake sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam memperkuat perkeretaapian sebagai tulang punggung mobilitas masyarakat.

Pemerintah terus mendorong peralihan dari kendaraan pribadi ke angkutan massal guna mengurangi kemacetan dan emisi.

“Stasiun ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas, memperlancar pergerakan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Kabupaten Tangerang dan sekitarnya,” tuturnya.

Stasiun Jatake memiliki luas bangunan 3.198 m2 dengan fasilitas peron yang memadai dan area penunjang yang terintegrasi.

Selain itu, Stasiun ini memiliki luas peron 300 m2 dengan bangunan yang terdiri atas tiga lantai.

Operasional perjalanan kereta di Stasiun Jatake saat ini memiliki headway (selang waktu kedatangan kereta) antara 5 menit hingga 10 menit.

Total frekuensi perjalanan harian yang akan melalui Stasiun Jatake sebanyak 192 perjalanan.

Turut hadir dalam acara ini Gubernur Banten Andra Soni, Dirjen Perkeretaapian Allan Tandiono, Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, dan Direktur Utama PT Sinarmas Land Michael Widjaja. B

Komentar

Bagikan