Maskapai Mukhtara Air Tampilkan Seragam Pramugari

Para pramugari mskapai baru asal Arab Saudi, Mukhtara Air memperkenalkan seragam resminya. (dok. himpuh.or.id)
Bagikan

Maskapai baru asal Arab Saudi, Mukhtara Air, memperkenalkan seragam resmi pramugari yang akan digunakan dalam operasional penerbangan umrah dan haji di Indonesia.

Perkenalan seragam tersebut dilakukan dalam kegiatan Musyawarah Kerja (Muker) Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh yang digelar di The Trans Luxury Hotel Bandung, belum lama ini.

Momen tersebut menjadi bagian dari langkah maskapai Mukhtara Air memperkenalkan identitas maskapai menjelang rencana operasional komersialnya di Indonesia pada tahun 2026.

Dalam peragaan yang ditampilkan di hadapan peserta Muker Himpuh, manajemen maskapai Mukhtara Air memperkenalkan seragam pramugari dengan dominasi warna biru navy yang memberikan kesan profesional dan berkelas.

Seragam tersebut terdiri dari setelan jas formal dipadukan dengan rok panjang senada dan hijab berwarna gelap yang menambah kesan anggun, serta rapi.

Pada bagian scarf atau aksesori leher, terlihat motif aksen warna cerah yang menjadi highlight, sehingga memberi sentuhan modern pada desain keseluruhan.

Tampilan seragam ini mencerminkan konsep maskapai full service yang mengedepankan kenyamanan, sekaligus citra elegan bagi jamaah umrah dan haji.

Menurut Operating Director Mukhtara Air Capt. Andik Setiawan, manajemen maskapai Mukhtara Air memperkenalkan seragam tersebut sebagai bagian dari persiapan maskapai sebelum resmi beroperasi.

“Pada kesempatan ini kami ingin memperkenalkan secara resmi seragam dari Mukhtara Air. Inilah seragam Mukhtara Air, yang Insyaallah akan digunakan secara resmi pada saat AOC sudah ada,” jelasnya di Bandung.

Capt. Andik menuturkan, seragam ini diharapkan menjadi simbol kesiapan Mukhtara Air sebagai salah satu maskapai umrah full service di Indonesia. “Kami harapkan menjadi salah satu maskapai full service di Indonesia.”

Maskapai Mukhtara Air berada di bawah naungan Manazil Al Mukhtara Company Holding, perusahaan berbasis di Madinah yang selama ini dikenal memiliki portofolio bisnis di sektor perhotelan, layanan haji dan umrah, serta transportasi.

Grup tersebut mengelola belasan hotel di Madinah, Jeddah dan Makkah, serta layanan pendukung, seperti catering, visa provider, klinik hingga armada bus.

“Kami didukung oleh satu grup dari A sampai Z. Sebelum orang ke negara tentu dia harus punya visa, kami punya provider visa. Setelah mendarat, kami punya hotel di Madinah dan Mekah,” tutur Capt. Andik.

Maskapai ini menargetkan mulai beroperasi pada Mei 2026, seiring dengan penyelesaian proses sertifikasi Air Operator Certificate (AOC) sebagai syarat utama penerbangan komersial di Indonesia.

Dalam tahap awal, Mukhtara Air menyiapkan armada Airbus A320 dan Airbus A330.

Jenis pesawat Airbus A320 akan melayani rute domestik sebagai feeder, sedangkan jenis pesawat Airbus A330 disiapkan untuk penerbangan jarak jauh menuju Arab Saudi.

Mukhtara Air juga telah mendatangkan pesawat Airbus A320 pertamanya ke Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta pada November 2025.

Rute yang disiapkan mencakup Jakarta dan Surabaya sebagai hub utama, dengan tujuan penerbangan umrah seperti Jeddah, Madinah hingga Thaif. B

 

 

Komentar

Bagikan