Komitmen InJourney Destination Management Perkuat Ekosistem Pariwisata DIY

Gubernur Provinsi DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X bersama Direktur Utama Injourney Destination Management (PT TWC) Febrina Intan dan rombongan (humaspemprovdiy)
Bagikan

Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemprov DIY) bersama dengan InJourney Destination Management (PT TWC) menegaskan komitmen untuk memperkuat ekosistem pariwisata di wilayah Provinsi DIY.

Kesepahaman tersebut ada setelah Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menerima Direktur Utama PT TWC Febrina Intan di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan.

Dalam pertemuan tersebut, Sri Sultan menekankan pentingnya membangun ekosistem pariwisata yang inklusif dan tidak terjebak pada promosi destinasi secara sektoral.

Menurutnya, pengembangan wisata harus mengedepankan kolaborasi lintas sektor agar seluruh potensi daerah dapat terangkat.

Arahan tersebut disambut oleh Febrina Intan yang menegaskan kesiapan TWC untuk menyelaraskan langkah bersama Pemprov DIY.

Dia menekankan bahwa pariwisata tidak boleh hanya bertumpu pada ikon besar, seperti Prambanan atau Borobudur, melainkan harus mengemas seluruh ekosistem wisata Yogyakarta secara utuh.

Selain penguatan destinasi, kerja sama ini juga menitikberatkan pada pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Febrina menyampaikan komitmen TWC untuk belajar dari keberhasilan Pemprov DIY dalam mengelola Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM) melalui platform SiBakul.

Integrasi UMKM ke dalam rantai pasok pariwisata diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat daya tarik wisata.

Dia menegaskan bahwa manfaat keberadaan destinasi harus benar-benar dirasakan masyarakat, sehingga pengembangan UMKM menjadi agenda penting dalam sinergi ini.

Dalam rencana strategis, InJourney juga menyiapkan kalender acara tahunan yang lebih terstruktur.

Beberapa agenda besar, seperti International Wellness Day dan perayaan Satu Suro akan dikemas dengan narasi yang lebih kuat agar wisatawan memiliki pengalaman emosional dan alasan untuk tinggal lebih lama di Yogyakarta.

Febrina menekankan bahwa setiap kunjungan harus memiliki makna, bukan sekadar foto atau dokumentasi singkat, melainkan pengalaman yang membekas. Isu konektivitas turut menjadi perhatian dalam pembahasan.

InJourney berkomitmen mempermudah akses wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, sehingga distribusi turis ke berbagai destinasi di DIY dapat berjalan lebih lancar dan terintegrasi.

Dengan kolaborasi ini, situs – situs besar, seperti Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko diharapkan tidak lagi berdiri sendiri, melainkan menjadi lokomotif yang menarik gerbong pariwisata DIY menuju level internasional, dengan tetap berpijak pada nilai – nilai lokal yang menjadi identitas Yogyakarta.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Asisten Sekretariat Daerah Pemprov DIY Bidang Administrasi Umum Srie Nurkyatsiwie, Asisten Sekretariat Daerah Pemprov DIY Bidang Perekonomian dan Pembangunan Tri Saktiyana, Kepala Dinas Pariwisata Pemprov DIY Imam Pratanadi, Kepala Dinas Kebudayaan Pemprov DIY Dian Lakshmi Pratiwi, serta Ketua Badan Promosi Pariwisata DIY GKR Bendara. B

 

 

Komentar

Bagikan