Kolaborasi Wings Air dan Pemkab Pulau Morotai Perkuat Konektivitas Maluku Utara

Bandara Pitu Morotai atau Bandara Leo Wattimena di Maluku Utara. (dok. facebookpitumorotai)
Bagikan

Maskapai Wings Air bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai menghadirkan kemudahan akses transportasi udara melalui pengoperasian rute Bandar Udara (Bandara) Pitu Morotai (OTI) – Bandara Sultan Babullah, Ternate (TTE).

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat konektivitas antardaerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi, serta pariwisata di Pulau Morotai.

Kerja sama ini menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan maskapai penerbangan dalam menghadirkan layanan transportasi udara yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Dengan tersedianya akses penerbangan yang lebih baik, Morotai memiliki peluang yang semakin besar untuk berkembang sebagai pusat aktivitas ekonomi, perdagangan, investasi, dan pariwisata di kawasan Timur Indonesia.

Mulai 20 Juli 2026, maskapai Wings Air menjadwalkan rute dari Ternate ke Morotai melalui Bandara Pitu, yang dikenal juga dengan nama Bandara Leo Wattimena ini setiap Senin dan Kamis, demikian juga rite sebaliknya pada waktu yang sama.

Melalui Ternate sebagai kota penghubung utama di Maluku Utara, masyarakat Morotai kini memiliki akses yang lebih luas menuju berbagai kota di Indonesia, nilai lebihnya membuka jaringan penerbangan lanjutan, sehingga perjalanan menjadi lebih praktis.

Rute penerbangan dari Morotai menuju Ternate, lalu ke Labuha, ke Ambon, Manado, Makassar, Surabaya, Jakarta dan kota – kota lainnya dalam jaringan Wings Air, serta Lion Group.

Pengoperasian rute Morotai – Ternate memberikan berbagai manfaat antara lain memperkuat konektivitas intra Maluku Utara, sehingga mobilitas masyarakat antardaerah menjadi lebih mudah dan membuka akses yang lebih luas menuju jaringan penerbangan nasional melalui Ternate.

Selain itu, mempermudah perjalanan keluarga, kegiatan pemerintahan, pendidikan, layanan kesehatan, dan aktivitas sosial, kemudian mendukung kelancaran perjalanan pelaku usaha, distribusi barang, serta aktivitas ekonomi dan meningkatkan akses wisatawan untuk mengunjungi Pulau Morotai yang memiliki potensi wisata bahari, sejarah, serta budaya.

Perjalanan udara dengan rute Morotai – Ternate dilayani menggunakan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 kursi kelas ekonomi.

Pesawat turboprop ini dirancang untuk melayani penerbangan jarak pendek hingga menengah dan sangat sesuai untuk wilayah kepulauan, seperti Maluku Utara, serta memberikan kenyamanan perjalanan, sekaligus mendukung operasional di bandar udara yang melayani penerbangan antarpulau.

Pelanggan dapat melakukan pemesanan tiket, check-in online, memilih kursi hingga memperoleh berbagai penawaran perjalanan lainnya melalui aplikasi BookCabin.

Aplikasi ini memudahkan pelanggan merencanakan perjalanan sejak sebelum keberangkatan. B

 

 

Komentar

Bagikan