
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan ramp check untuk angkutan laut dalam rangka menghadapi angkutan Lebaran 2026.
Menurut Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Budi Mantoro, untuk Lebaran mendatang sudah mulai dilakukan ramp check,” ujarnya Jakarta, Senin (26/1/2026).
Ramp check tersebut penting terkait menghadapi angkutan Lebaran 2026, apalagi hanya tinggal beberapa bulan dari Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 ke periode angkutan Lebaran.
Sebagai informasi, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaksanakan uji petik atau kelaikan kapal penumpang di tiga pelabuhan Batam menjelang masa angkutan Lebaran 2026.
Sebelumnya, Direktur Perkapalan dan Kepelautan Ditjen Perhubungan Laut Samsuddin menegaskan bahwa pelaksanaan uji petik merupakan langkah antisipatif pemerintah untuk memastikan keselamatan pelayaran sejak dini, bukan sekadar kegiatan administratif rutin.
“Uji petik ini kami lakukan sebagai langkah awal untuk memastikan seluruh kapal penumpang benar – benar laik laut sebelum memasuki masa angkutan Lebaran 2026. Keselamatan penumpang harus dipastikan sejak kapal masih sandar di pelabuhan,” ujarnya.
Samsuddin menjelaskan, uji petik dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia pada periode 19 Januari hingga 19 Februari 2026.
Dari total 264 pelabuhan pantau, Ditkapel melakukan pemeriksaan langsung di 15 pelabuhan utama dengan volume angkutan laut tertinggi, termasuk Batam.
Samsuddin menjelaskan, Batam menjadi perhatian khusus, karena karakteristik wilayahnya yang melayani angkutan penumpang domestik, lintas negara dan kapal cepat yang tunduk pada konvensi keselamatan internasional.
Dia mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 107 unit kapal penumpang yang beroperasi di wilayah KSOP Batam dan tersebar di lima pelabuhan penumpang. B



