KAI Commuter Layani Hampir 19 Juta Orang Selama Juli 2022

KRL Commuter Line berubah rute pelayanannya mulai 28 Mei 2022. (dok. krl.co.id)
Bagikan

Tren pengguna Kereta Rel Listrik Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (KRL Jabodetabek) selama Juli 2022 tercatat total sebanyak 18.950.440 orang dengan volume tertinggi pada Senin (4/7/2022), yaitu sebanyak 707.727 orang.

Angka tersebut naik sebesar 6% jika dibanding dengan total volume pengguna pada Juni 2022, yakni sebanyak 17.830.611 orang.

Sementara itu, untuk rata-rata pengguna KRL pada hari kerja sepanjang Juli lalu sebesar 667.116 orang atau naik sebesar 4% dari rata-rata volume pengguna pada hari kerja Juni, yaitu sebanyak 641.668 orang.

Untuk total volume pengguna KRL Jabodetabek pada Senin, (1/8/2022) tercatat sebanyak 688.310 orang.

Pada Selasa (2/8/2022) hingga pukul 13.00 WIB, tercatat pengguna sebanyak 318.095 orang.

Baca juga :   Proyek KA Makassar-Parepare Jalur Maros-Barru Ditargetkan Beroperasi Oktober 2022

Angka tersebut naik 2% dari Selasa pada waktu yang sama di pekan sebelumnya, yakni sebanyak 308.867 orang.

KAI Commuter mulai Sabtu (30/7/2022) telah melakukan ujicoba pengoperasian Stasiun BNI City untuk pelayanan naik dan turun KRL.

Seiring dengan ujicoba pengoperasian tersebut, KAI Commuter saat ini telah mengoperasikan 82 stasiun KRL dengan pelayanan perjalanan KRL sebanyak 1.081 perjalanan dengan mengoperasikan 95 Loop mulai pukul 04.00 WI-24.00 WIB tiap harinya.

Total pengguna selama tiga hari ujicoba di Stasiun BNI City, sebanyak 8.265 orang atau 2.290 pengguna yang naik dan 5.975 pengguna yang turun.

Perseberan pengguna pada hari kerja terfokus pada jam-jam sibuk pagi hari, yaitu pukul 05.30 WIB-07.30 WIB dan pada jam-jam sibuk sore mulai pukul 16.00 WIB-18.00 WIB.

Baca juga :   Ditjen Hubla Luncurkan Inovasi Redesain Pelampung Suar

Gunakan aplikasi KRL Access untuk mendapatkan info kepadatan di stasiun, posisi KRL yang akan dinaiki secara real time dan jadwal perjalanan KRL.

Selain itu, selalu pergunakan KMT, kartu uang elektonik bank atau pembayaran QR Code agar terhindar dari antrean saat membeli tiket di stasiun. B

Komentar

Bagikan