KAI Commuter mencatatkan tren positif pada volume pengguna di seluruh wilayah operasional Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), serta Banten mengawali tahun 2026.
Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan integrasi antarmoda dan pengoperasian titik layanan baru untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat.
Vice President Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menuturkan, sepanjang Januari 2026, volume pengguna Commuter Line Jabodetabek tercatat sebanyak 30.226.365 orang.
“Angka tersebut meningkat sebanyak 8% jika dibandingkan Januari 2025,” ungkapnya.
Karina menambahkan bahwa layanan Commuter Line Bandara Seoakrno-Hatta (Basoetta) juga menunjukkan hal yang sama, pada Januari 2026 juga mengalami peningkatan volume penggunanya, yaitu 196.711 orang.
Angka tersebut juga mengalami peningkatan 11% jika dibandingkan dengan Januari 2025.
“Untuk volume pengguna Commuter Line Merak sebanyak 288.691 orang atau meningkat 2% jika dibandingkan Januari 2025,” kata Karina.
Sementara itu, untuk pengguna kereta khusus petani dan pedagang pada layanan Commuter Line Merak yang beroperasi mulai 1 Desember 2025 hingga 31 Januari 2026 tercatat volume penggunanya sebanyak 8.650 orang.
Peningkatan dan stabilitas mobilitas masyarakat di awal tahun ini menjadi indikator utama kepercayaan masyarakat Jabodetabek dan Banten terhadap layanan transportasi Commuter Line.
Mengenai mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat tersebut, KAI Commuter mengoperasikan total 1.149 perjalanan setiap harinya di seluruh lintas Jabodetabek dan Banten.
Layanan tersebut meliputi 1.065 perjalanan Commuter Line Jabodetabek, 70 perjalanan Commuter Line Basoetta dan 14 perjalanan Commuter Line Merak.
Optimalisasi waktu tunggu (headway) tetap menjadi prioritas guna memastikan kenyamanan pengguna pada jam sibuk (peak hour).
Khusus layanan Commuter Line Jabodetabek, rata – rata headway lintas Bogor selama 5 menit, lintas Bekasi 7 menit hingga 9 menit, lintas Rangkasbitung selama 10 menit dan 15 menit, serta lintas Tangerang selama 18 menit.
Dengan pesebaran pengguna terbanyak pada pukul 06.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB dan pukul 16.00 WIB sampai dengan pukul 19.00 WIB.
Sejak resmi dioperasikan satu minggu yang lalu, Stasiun Jatake menunjukkan potensi pertumbuhan yang signifikan.
Tercatat total volume pengguna di Stasiun Jatake hingga 5 Februari 2026 mencapai 7.936 orang yang naik dan sebanyak 8.206 orang yang turun di stasiun tersebut.
Kehadiran stasiun ini juga diharapkan dapat memecah kepadatan di stasiun sekitar dan mempermudah akses masyarakat untuk menggunakan Commuter Line di wilayah pengembangan baru.
Karina menambahkan bahwa di stasiun ini setiap harinya melayani perjalanan Commuter Line Rangkasbitung sebanyak 192 perjalanan dari total perjalanan lintas Tanah Abang – Rangkasbitung sebanyak 206 perjalanan per hari.
“Untuk itu, KAI Commuter mengimbau kepada pengguna yang akan naik dan turun di Stasiun Jatake untuk cek kembali jadwal perjalanan terupdate keberangkatan dan kedatangan Commuter Line,” tuturnya.
KAI Commuter turut mengimbau seluruh pengguna untuk senantiasa menjaga keselamatan.
Jika dalam keadaan hujan pengguna disarankan untuk menyiapkan perlengkapan hujan dan selalu berhati – hati saat melangkah di area peron dan tangga stasiun. B




