PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat telah melayani 5.087.458 pelanggan selama periode Angkutan Lebaran 2026 dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan, baik mudik maupun balik.
Menurut Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba, selama periode Angkutan Lebaran, 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI melayani 5.087.458 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh (KA JJ) dan Lokal yang dikelola KAI, meningkat 8,07% dibandingkan periode Lebaran 2025 sebanyak 4.707.628 pelanggan.
“KAI menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mudik dan arus balik Lebaran 2026 menggunakan kereta api,” ungkapnya.
Anne menyatakan, tingginya mobilitas masyarakat pada Lebaran tahun ini dapat terlayani dengan baik melalui kesiapan operasional, kapasitas dan koordinasi di seluruh lini layanan.
Secara rinci, layanan KA JJ mencatat 4.246.274 pelanggan dengan tingkat okupansi 118,9% dari kapasitas 3.571.760 tempat duduk.
Sementara itu, Kereta Api Lokal melayani 841.184 pelanggan dengan okupansi 90,7% dari kapasitas 926.936 tempat duduk.
“Dibandingkan periode Lebaran 2025, jumlah pelanggan Kereta Api Jarak Jauh meningkat sekitar 8,45% dari 3.915.546 pelanggan. Untuk Kereta Api Lokal, jumlah pelanggan naik sekitar 6,20% dari 792.082 pelanggan,” jelasnya.
Dia menjelaskan, pergerakan pelanggan terlihat merata di berbagai wilayah operasional, dengan pertumbuhan paling tinggi terjadi di Daop 5 Purwokerto yang melayani 460.933 pelanggan atau meningkat sekitar 11,7% dibandingkan 412.819 pelanggan pada Lebaran 2025.
Selanjutnya, Daop 4 Semarang mencatat 589.313 pelanggan atau tumbuh sekitar 10% dari 535.709 pelanggan.
Sementara itu, Daop 6 Yogyakarta melayani 581.418 pelanggan atau meningkat sekitar 8,5% dibandingkan 535.790 pelanggan pada periode sebelumnya.
“Kinerja operasional selama Angkutan Lebaran 2026 juga tercermin dari capaian ketepatan waktu yang tinggi,” ungkap Anne.
KAI mencatat ketepatan waktu keberangkatan sebesar 99,80% dan kedatangan sebesar 98,86%, menunjukkan konsistensi layanan yang terjaga sepanjang periode angkutan Lebaran 2026.
Untuk menjawab kebutuhan tambahan kapasitas, KAI menghadirkan rangkaian Kereta Ekonomi Kerakyatan pada KA Tambahan relasi Lempuyangan – Pasarsenen (pergi pulang/pp).
Layanan itu mencatat 10.394 pelanggan pada relasi Lempuyangan – Pasarsenen dengan okupansi 127% dan 10.233 pelanggan pada relasi sebaliknya dengan okupansi 125%.
KAI juga turut mendukung program Mudik Motor Gratis yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan dengan melayani 48.740 pemudik, sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan perjalanan masyarakat.
Dia mengakui bahwa KAI akan terus menjaga ketepatan waktu, memperkuat kapasitas layanan dan memastikan perjalanan kereta api semakin andal, serta menjadi pilihan utama masyarakat. B




